Page 420 - Proprum Fransiskan
P. 420
419
siap dengan pedang terhunus, sementara dapur api terus
dipanaskan semakin hebat, sekali lagi mereka ditanyai,
apakah mereka mau menarik kembali perkataan mereka
dan sanggup menjadi Sarasin, agar luput dari maut.
Tetapi mereka menjawab: “Inilah yang kami kehendaki,
yaitu kami mau mewartakan kepada kalian, supaya
kalian bertobat kepada iman kristiani dan mau dibaptis!
Ketahuilah, bahwa demi Kristus dan iman kepada-Nya,
kami tidak gentar menghadapi api dan maut sementara.”
Mendengar hal itu, kaum Sarasin yang berdiri di situ,
sangat marah dan serentak menyerbu mereka, memo-
tong-motong tubuh mereka, sehingga tidak berupa
manusia lagi. Lalu tubuh yang sudah terpotong-potong
itu dilemparkan ke dalam api; kendati demikian, tubuh
mereka tidak sampai terbakar. Dan sepanjang hari, orang
banyak terus berdiri di situ untuk mengamat-amati dan
melemparkan kayu bakar ke dalam api, hingga malam.
Abunya ditaburkan dan sisa-sisa tulang belulang mereka
disembunyikan agar jangan sampai ditemukan umat
Kristiani.
Lagu Bergilir
P: Darah orang-orang kudus tertumpah demi Tuhan;
mereka mengasihi Kristus dalam hidup mereka, dan
mengikuti Dia dalam kematian-Nya, * karena itu mereka
memperoleh mahkota kejayaan. U: Darah. P: Satu Roh
dan satu iman ada pada mereka. U: Karena itu.
Doa Penutup
Ya Allah, Engkau telah membuat Santo Nikolaus dan
kawan-kawannya mewartakan iman dengan giat, dan

