Page 14 - Booklet Tahun Yubileum Fransiskus
P. 14
P+U : Kami menyembah Engkau, Tuhan Yesus Kristus, di sini dan di
semua gereja-Mu yang ada di seluruh dunia, dan kami
memuji Engkau, sebab Engkau telah menebus dunia dengan
salib-Mu yang suci.
Ritus Di dalam Gereja
2. Doa Sembah Sujud (Penghormatan Kepada Salib)
Para peziarah duduk di depan patung Santo Fransiskus. Di depan patung disiapkan
tatakan untuk menempatkan lilin.
P : Saudara-saudari, Santo Fransiskus begitu menghormati
Salib Yesus. Pertobatannya juga diawali dengan perjumpaan
dengan Dia yang disalibkan. Mari kita mendengarkan kisah
Santo Fransiskus yang begitu menghormati salib dan
bagaimana Yang Tersalib memberikan perintah kepada
Santo Fransiskus. (Pemimpin atau salah satu peserta
membaca kisah di bawah ini)
Selang beberapa hari Fransiskus mondar-mandir di dekat Gereja San
Damiano.Dalam batin dikatakan kepadanya, agar masuk untuk
berdoa. Ia masuk dan mulai berdoa dengan hangatnya di depan
sebuah Salib. Dengan lembut dan iba, gambar Yesus yang ada di
salib itu berkata kepada Fransiskus: “Hai Fransiskus, tidakkah
kaulihat rumahKu yang hampir roboh ini? Jadi, pergilah dan
perbaikilah untukKu”. Dengan gemetar dan takjub Fransiskus
berkata, “dengan senang hati aku mau berbuat demikian, ya Tuhan”.
Sebab ia memahami apa yang dimaksud ialah gedung gereja itu,
yang karena sangat tua, terancam tidak lama lagi akan runtuh. Tetapi
akibat sapaan tersebut, ia begitu penuh sukacita dan begitu
diterangi cahaya, sehingga dalam batinnya ia yakin bahwa yang telah
berbicara dengannya itu benar-benar Kristus yang tersalib. (K3S 13)
Doa di Depan Salib didoakan dengan cara berlutut dan merentangkan tangan atau
mengangkat kedua tangan ke atas.
P : Mari kita memulai doa ziarah Yubileum Santo Fransiskus ini
dengan membuat tanda kemenangan Kristus.
P : Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus
U : Amin
17
DPS/Tahun Yubileum St. Fransiskus Assisi

