Page 2 - Fransriana - Sentul Purba
P. 2
kim di Bogor) yang
baik hati menyerahkan
penggarapan tanah yang
lumayan luas itu kepada
seorang saudara kita yang
serba istimewa berinisial
P. (saya tidak berani me-
nyebut namanya, nanti
bisa dituduh “pembunu-
han karakter”). Dia meng-
garap tanah ini menurut
metode ilmiah mutakhir
Rumah induk, tempat kediaman (beliau selalu berujar be-
gitu), sampai-sampai para
ahli pertanian pun berkunjung ke situ. Di situ juga dibangunkan
oleh sipemilik tanah sebuah saung/rumah yang bermutu lumayan
bagus, di mana orang bisa dengan nyaman duduk-duduk sambil
menikmati pemandangan yang hijau permai dengan belaian angin
sejuk yang bisa menidurkan seseorang.
Karena rumah tempat tinggal saudara dina satu ini termasuk gar-
dianat Puncak, maka gardianat Puncak pun beberapa kali menga-
dakan pertemuan di tempat ini. Dan kami tidak punya alasan apa
pun untuk mengeluh.
Pemandangan Indah tenang dan damai
Mempertimbangkan keadaan yang memang tidak buruk-buruk
amat, dan program pertanian yang dikelola dengan metode “ilmiah
mutakhir”, maka para saudara muda pun dikirim ke tempat ini oleh
para pendidik mereka untuk melaksanakan program live in bebera-
pa hari selama liburan kuliah. Nah di sinilah terjadi peristiwa-

