Page 52 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian A. Peraturan Hidup
P. 52

AngBul


                       Pasal XI
                       Saudara-saudara tidak boleh masuk ke biara para rubiah

                       (1) Aku  memerintahkan  dengan  keras  kepada  saudara  sekalian,
                       janganlah  mengadakan  persahabatan  atau  pembicaraan  yang
                                                            (2)
                       mencurigakan  dengan  perempuan.  Janganlah  mereka  memasuki
                       biara  para  rubiah,  kecuali  mereka  yang  diberi  izin  khusus  oleh
                       Takhta  Apostolik.    (3) Juga  janganlah  mereka  menjadi  bapa
                       permandian  untuk  laki-laki  ataupun  perempuan,  agar  tidak  timbul
                       sandungan di antara para saudara atau tentang para saudaralkarena
                       hal itu.


                       Pasal XII
                       Mereka yang pergi ke tengah kaum muslim dan orang tak beriman

                       (1) Siapa dari antara para saudara, yang atas dorongan ilahi mau pergi
                       ke  tengah  kaum  muslim  dan  orang  tak  beriman,  hendaknya
                       meminta izin untuk itu kepada minister provinsinya.  Para minister
                                                                             (2)
                       tidak boleh memberi izin pergi kepadaseorang pun, kecuali kepada
                       mereka yang dipandangnya layak untuk diutus.

                       (3) Tambahan  Pula  aku  mewajibkan  kepada  para  minister  demi
                       ketaatan,  agar  mereka  memohon  kepada  Sri  Paus  seorang  dari
                       antara  para  kardinal  Gereja  Roma  yang  kudus  untuk  menjadi
                       pembimbing,     pelindung    dan    pengawas     persaudaraan     ini.
                       (4) Maksudnya,  supaya  dengan  selalu  patuh  dan  tunduk  pada  kaki
                       Gereja Kudus itu, dan dengan tetap teguh dalam iman katolik, kita
                       menepati kemiskinan, kerendahan serta Injil Suci Tuhan kita Yesus
                       Kristus, yang telah kita janjikan dengan sebulat hati.
                              79 Karena,  itu  tak  seorang  pun  dibenarkan  melanggar  piagam
                              peneguhan kami ini atau berani menentangnya dengan gegabah.
                              Jika  ada  orang  berani  mencoba  berbuat  demikian,  maka
                              hendaklah orang  itu mengetahui, bahwa  ia  akan  tertimpa murka
                              Allah  Yang  Mahakuasa  serta  rasul-Nya  yang  kudus,  Petrus  dan
                              Paulus.
                              Diberikan  di  Lateran  tanggal  29  November,  dalam  tahun
                              kedelapan pontifikat kami.













                       79    Kata-kata  ini  adalah  bagian  terakhir  bulla  “solet  annuere”,  yang  juga  menutup  annggaran
                           dasar ini.
                                                                 52
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57