Page 77 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian A. Peraturan Hidup
P. 77
SalKeut
11. SALAM KEPADA KEUTAMAAN
(1) Salam, Ratu Kebijaksanaan,
semoga Tuhan melindungi engkau
bersama saudarimu, kesederhanaan Yang suci mumi.
(2) Tuan Putri Kemiskinan Yang suci,
117
semoga Tuhan melindungi engkau,
bersama saudarimu, kerendahan Yang suci.
(3) Tuan Putri Cintakasih Yang suci,
semoga Tuhan melindungi engkau,
bersama saudarimu ketaatan Yang suci.
(4) Keutamaan-keutamaan Yang tersuci,
semoga Tuhan meliiidungi kamu semua;
dari-Nya kamu berasal dan datang.
(5) Tidak seorang pun di seluruh dunia,
Yang dapat memiliki salah satu dari antaramu,
118
kalau ia tidak mati terlebih dahulu.
(6) Siapa memiliki salah satu
dan tidak melanggar Yang lainnya,
ia memiliki semuanya.
(7) Siapa melanggar salah satu, bdkYak2:10
ia tidak memiliki satu pun
dan melanggar semuanya.
(8) Mereka masing-masing
mengacaubalaukan cacat-cela dan dosa-dosa: 119
(9) Kebijaksanaan Yang suci
mengacaubalaukan setan
dan segala kelicikannya.
(10) Kesederhanaan Yang suci mumi bdk 1Kor 2:6
mengacaubalaukan segala kebijaksanaan di dunia
ini serta kebijaksanaan badan.
(11) Kemiskinan Yang suci
mengacaubalaukan keserakahan dan kekikiran
serta urusan-urusan duniaini. 120
117 Gelar "Tuan Putri" (= domina), lht catatan pada PesAkh 2. Keutamaan dipersonifikasikan
sebagai putri bangsawan yang perlu dihormati dan dilindungi oleh para ksatria.
118 Maksudnya: kalau ia tidak mematikan "akunya" terlebih dahulu.
119 Keutamaan adalah anugerah Allah yang membuat orang menjadi tempat kediaman Allah.
Maka, keutamaan dilukiskan sebagai kekuatan yang mengacau-balaukan atau membuat malu
dan kocar-kacir pertahanan musuh kerajaan Allah (disebut sebagai cacat-cela dan dosa, atau
setan, dunia, daging dsb).
120 “urusan dunia ini" adalah kesibukan (penuh gelisah) untuk hal-hal yang fana.
77

