Page 230 - Proprum Fransiskan
P. 230

229
        pengingkaran  diri  dan  kerendahan  hati.  Ia  meninggal
        pada tahun 1503.
        Rumus  umum  Wanita  Kudus  dan  Biarawati,  Ibadat
        Harian Hlm 946 dan 953, kecuali:

        Bacaan I
        Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.

        Bacaan II
        Pembacaan  dari  karya  Santo  Bonaventura  “Perihal
        kesempurnaan hidup untuk para suster”.
        Keutamaan kerendahan hati digenapi oleh kesabaran.
        Hai  para  perawan  yug  dibaktikan  kepada  Tuhan!
        Belajarlah  memili  jiwa  kerendahan  hati:  langkah  laku
        rendah  hati,  perasaan  rendah  hati,  sikap  rendah  hati.
        Sebab  hanya  kerendahan  hatilah  yang  melunakkan
        murka Ilahi dan yang menemukan rahmat Ilahi. Dalam
        Kitab  Sirakh  dikatakan:  “Makin  besar  engkau,  makin
        patutlah kaurendahkan dirimu, supaya kaudapat karunia
        di hadapan Tuhan” (Sir 3:18). Secara demikianlah Santa
        Maria  mendapat  rahmat  pada  Tuhan,  sebagaimana
        dinyatakannya sendiri: “Ia memperhatikan daku, hamba
        yang  hina  dina  ini”  (Luk  1:48).  Tidak  mengherankan,
        karena kerendahan hati menyediakan tempat untuk kasih
        dan  mengosongkan  hati  dari  kesia-siaan.  Karena  itu
        Santo  Agustinus  berkata:  “Semakin  kita  lepas  dari
        kesombongan yang sia-sia, semakin kita dipenuhi cinta
        kasih.” Seperti air mengalir ke lembah, mengalir menu-
        run, demikian pun siapa yang maju dengan merendahkan
        segenap hatinya, semakin dekatlah ia pada Tuhan untuk
   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235