Page 115 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 115
Bagian III: Anggaran Dasar St. Klara
dang tidak dapat mendaras sembahyang itu, boleh mem-
baca Bapa Kami seperti lain-lain saudari.
(4) Para saudari yang tidak tahu membaca hendaklah Mat 6: 9-13
mengucapkan Bapa Kami:
Dua puluh empat kali sebagai sembahyang malam, lima
kali sebagai sembahyang pagi, sebagai sembahyang Pri-
ma, Tertia, Sexta dan Nona, masing-masing tujuh kali.
Duabelas kali sebagai sembahyang sore, dan tujuh kali se-
bagai sembahyang penutup.
(5) Untuk arwah, hendaklah mereka mengucapkan: pada
sembahyang sore tujuh kali Bapa Kami, dengan: Semoga
Tuhan memberi mereka istirahat kekal. Pada sem-
bahyang malam duabelas kali. (6) Sedangkan saudari-
saudari yang tahu membaca wajib mengadakan sembah-
yang berkala bagi orang yang sudah meninggal. (7) Apa-
bila seorang saudari anggota biara kita berpulang, hen-
daklah mereka mengucapkan Bapa Kami sebanyak lima
puluh kali.
(8) Hendaklah para saudari selalu berpuasa. (9) Pada hari
raya Kelahiran Tuhan, entah pada hari mana pun dira-
yakan, mereka boleh makan dua kali sepuas-puasnya.
(10)Kalau dianggap baik oleh Abdis, maka para saudari
yang belum dewasa atau lemah dan para saudari yang
menangani pelayanan di luar biara, dengan kasih sayang
boleh dibebaskan.
(11) Tetapi para saudari tidak wajib berpuasa secara ba-
dani, apabila keadaan nyata tidak mengizinkan.
(12) Dengan seizin Abdis, para saudari hendaklah seku-
rang-kurangnya duabelas kali setahun menerima sakra-
113

