Page 122 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 122
Bagian III: Anggaran Dasar St. Klara
Hendaklah kalian awas sekali, jangan kalian pernah sedi-
kit pun mundur dari padanya atas ajaran atau nasehat
siapa pun”
(10) Dan seperti saya bersama-sama dengan saudari-
saudari saya selalu berupaya memelihara kemiskinan
suci yang kita janjikan kepada Tuhan Allah dan Santo
Fransisktus (11) demikian pun para Abdis yang meng-
ganti saya dalam jabatan itu dan semua saudari lainnya,
wajib melaksanakan kemiskinan itu secara utuh hingga
akhir: (12) yaitu dengan tidak menerima atau mempu-
nyai, entah secara langsung atau dengan perantaraan
orang lain, milik atau kepunyaan, ( 13) atau apa saja yang
selayaknya disebut kepunyaan, (14) kecuali tanah
sebanyak sungguh diperlukan untuk kelayakan dan kes-
endirian biara. (15) Tanah itu jangan digarap, kecuali se-
bagai kebun untuk keperluan para saudari sendiri.
VII. PERIHAL CARA BEKERJA
(1) Para saudari yang oleh Tuhan diberi karunia untuk
bekerja, hendaklah sehabis sembahyang Tertia bekerja 1 Tes 5: 19
dengan setia dan pasrah kepada Tuhan sambil mena-
ngani pekerjaan yang pantas dan demi kepentingan ber-
sama. (2) Dan itu pun sedemikian rupa, sehingga peng-
angguran, musuh keselamatan manusia, tercegah dan
tidak terpadam semangat berdoa dan pasrah suci, yang
mesti dilayani oleh segala sesuatu yang sementara. (3)
Dan apa yang dihasilkan oleh kerja tangan para saudari
wajib ditentukan penggunaannya oleh Abdis atau wakil-
nya dalam sidang biara di depan para saudari yang hadir.
(4) Demikian pun hendaknya dibuat, kalau ada orang
yang mengirim derma bagi keperluan para saudari de-
ngan maksud supaya mereka didoakan oleh para saudari
120

