Page 126 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 126
Bagian III: Anggaran Dasar St. Klara
lain itu untuk minta maaf sebelum menghunjukkan Mat 5: 23
persembahan doanya kehadapan Tuhan. (8) Kecuali itu
hendaklah ia, dengan polos memohon, supaya saudari
lain itu minta doa baginya pada Tuhan, agar Ia mengam-
puninya. (9) Dan saudari lain itu hendaklah ingat akan Mat 6: 15
firman Tuhan ini: “Jika kamu tidak dengan sebulat hati Mat 18: 35
mengampuni, Bapamu di sorga pun tidak akan mengam-
puni kamu”, (10) lalu dengan murah hati mengampuni
saudarinya segala kejahatan yang ia lakukan terhadap
dirinya.
(11) Para saudari yang menangani pelayanan di luar biara
jangan tinggal lama-lama di luar biara, kecuali kalau di-
tuntut oleh sesuatu keperluan yang nyata.
(12) Dan hendaklah mereka bertingkah laku dengan so-
pan dan hanya sedikit berbicara, sehingga selalu dapat
membina orang yang mengamati mereka.
(13) Dan hendaklah mereka sangat awas, jangan bergaul
dengan laki-laki dan omong-omong dengan mereka de-
ngan cara yang mencurigakan.
(14) Jangan mereka menjadi ibu permandian laki-laki
atau perempuan, agar tidak diberi kesempatan untuk
timbulnya omelan dan rasa jengkel.
(15) Jangan pula mereka dengan sengaja menceritakan
dalam biara macam-macam kabar angin dari luar. (16)
Dan mereka wajib benar tidak menceritakan di luar biara
apa saja yang dikatakan atau dibuat di dalam dan mung-
kin menimbulkan nama kurang baik atau syakwasangka.
(17) Kalau ada seseorang saudari yang sekali-sekali me-
langgar kedua aturan tersebut, maka Abdis menurut ke-
bijaksanaannya, dapat dengan kasih sayang memberi
hukuman. (18) Tetapi kalau pelanggaran itu berasal dari
124

