Page 125 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 125
Bagian III: Anggaran Dasar St. Klara
oleh orang yang masuk ke dalam biara, boleh masing-
masing sendiri dengan beberapa kata tepat dan singkat
menjawab mereka yang berbicara dengannya. (20). Tetapi
saudari-saudari lainnya yang mendapat izin, jangan
bicara dengan orang-orang yang masuk ke dalam biara,
kecuali kalau dua saudari penasehat yang ditunjuk oleh
Abdis atau wakilnya hadir dan mendengar. (21) Aturan
berbicara tersebut harus dituruti juga oleh Abdis dan
wakilnya.
IX. PERIHAL HUKUMAN YANG MESTI DIKENAKAN PADA
SAUDARI-SAUDARI YANG BERDOSA DAN PERIHAL SAUDARI-
SAUDARI YANG MENANGANI PELAYANAN DI LUAR BIARA
(1) Kalau seorang saudari atas hasutan musuh berdosa
berat dengan melanggar pola hidup yang kita profesikan,
maka hendaklah ia dinasehati dua atau tiga kali oleh Ab-
dis atau lain-lain saudari. (2) Kalau ia tidak memperbaiki
dirinya, maka hendaklah ia di ruang makan di depan
saudari, makan hanya roti dan air di lantai selama
sebanyak hari ia degil. (3) Kalau dianggap tepat oleh Ab-
dis, ia harus menjalani hukuman lebih berat. (4) Selama
saudari itu degil hati hendaklah didoakan, agar Tuhan
menerangi hatinya sehingga bertobat.
(5) Tetapi Abdis dan saudari-saudarinya jangan marah
atau jengkel karena dosa seseorang, sebab kemarahan
dan rasa jengkel menghalangi kasih di dalam dirinya dan
di dalam orang lain.
(6) Seandainya pernah terjadi – mudah-mudahan jangan
– bahwa antara dua saudari timbal rasa jengkel atau sakit
hati akibat ucapan atau isyarat, (7) maka hendaknya
saudari yang menimbulkan rasa jengkel itu segera
dengan rendah hati merebahkan diri pada kaki saudari
123

