Page 10 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian A. Peraturan Hidup
P. 10
AngTBul
Pasal V
Teguran terhadap saudara yang jatuh dalam pelanggaran
(1) Maka jagalah jiwamu dan jiwa saudara-saudaramu; sebab ngeri
(2)
benar kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup. Akan tetapi
Ibr 10:31
jika seorang minister memerintahkan kepada seorang saudara
sesuatu yang bertentangan dengan cara hidup kita atau dengan
keselamatan jiwanya, maka audara tersebut tidak wajib
14
menaatinya; sebab kalau dengan taat orang malah melakukan
kejahatan atau dosa, maka itu bukanlah ketaatan. Adapun semua
15 (3)
saudara yang menjadi bawahan para minister-dan hamba, hendaknya
menaruh perhatian pada apa yang diperbuat oleh minister-dan-
(4)
hambanya, secara wajar dan dengan saksama. Jika temyata bahwa
ada dari nereka itu yang bertingkah laku menurut daging dan idak
menurut roh searah dengan cara hidup kita, maka orang itu harus
mereka peringatkan tiga kali; lalu, jika dia tidak memperbaiki dirinya,
hendaklah mereka nengadukannya kepada minister-dan-hamba
seluruh persaudaraan dalam Sidang Pentekosta; bantahan mana pun
tidak boleh mencegah (mereka) untuk itu.
(5) Mengenai para saudara sendiri, jika ada dari mereka, di mana pun,
yang bertingkah laku menurut daging dan tidak menurut roh, maka
saudara-saudara lainnya, yang tinggal bersama saudara itu, harus
memperingatkan, membina dan menegurnya dengan rendah hati dan
saksama. Kalau sudah diperingatkan tiga kali tetapi orang itu tidak
(6)
mau memperbaiki diri, maka hendaklah mereka menghadapkannya
selekas mungkin kepada minister-dan-hambanya atau
memberitahukan hal itu kepadanya; minister-dan-hamba yang
bersangkutan hendaknya mengambil tindakan terhadap orang itu
sebagaimana dipandangnya paling baik menurut Allah.
(7) Semua saudara, baik minister-dan-hamba maupun saudara lainnya,
hendaknya menjaga diri untuk tidak menjadi gelisah atau gusar
karena dosa atau keburukan orang lain; sebab setan mau
16 (8)
membinasakan banyak orang oleh karena dosa satu orang. Akan
tetapi, hendaklah mereka dengan sebaik-baiknya secara rohani
17
bdk Mat 9:12
menolong orang yang berdosa itu karena bukan orang sehat yang
dengan Mrk 2:17
memerlukan dokter, melainkan orang sakit.
(9) Dalam hal itu semua saudara hendaknya jangan bertindak sebagai
penguasa atau tuan, khususnya di antara mereka sendiri. (10) Sebab
14 Terjemahan lain: "bertentangan dengan anggaran dasar hidup kita atau dengan suara
hatinya.”
15 bdk Pth III:7
16 bdk Pth XI; lebih luas dalam SurMin.
17 secara rohani (spiritualiter), bisa diterjemahkan "sebagai manusia rohani", yaitu yang
dipimpin oleh Roh Tuhan dan bertindak sesuai dengan pimpinan itu.
10

