Page 128 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 128
Bagian III: Anggaran Dasar St. Klara
kasih timbal-balik yang merupakan pengikat yang mem-
bulatkan kesempurnaan.
(8) Dan para saudari yang tidak mendapat pendidikan di
sekolah, jangan merepotkan diri untuk mendapatkan
pendidikan itu.
(9) Tetapi hendaklah mereka memperhatikan baik-baik
bahwa apa yang paling mesti mereka inginkan ialah:
mempunyai di dalam dirinya Roh Tuhan dan daya kerja-
Nya yang kudus, (10) selalu berdoa kepada-Nya dengan
hati yang murni bersih, merasa diri rendah dan menjadi
sabar-tekun dalam kesusahan dan keadaan sakit, dan (11)
mencintai mereka yang menganiaya kita, mengecam dan
mencela. (12) Sebab Tuhan telah berkata: “Berbahagialah
orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena
merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. (13) Orang
yang bertahan sampai kesudahannya akan selamat”
XI. PERIHAL MENJAGA PINGITAN
(1) Penjaga pintu haruslah seorang saudari yang matang
dalam tingkah lakunya dan tahu membawakan diri.
Umurnya harus sepadan. Siang hari ia harus tinggal pada
pintu masuk biara di sebuah bilik terbuka tanpa pintu.
(2) Baginya mesti diangkat seorang teman kerja yang
cakap, yang kalau perlu, dapat menggantinya dalam se-
gala urusannya.
(3) Pintu masuk biara dengan teliti harus dilengkapi de-
ngan daun-daun pintu, dua kunci besi yang berbeda serta
induk kunci. (4) Khususnya malam hari pintu mesti
terkunci dengan dua kunci yang anaknya disimpan, yang
satu oleh penjaga pintu dan yang lain oleh Abdis. (5) Dan
126

