Page 204 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 204

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

           tidak ada minat untuk “biara rangkap dua” itu. Maka “ordo baru” ini hanya
           menampung wanita saja. Gilbertus Nicolai menulis “konstitusi-konstitusi”,
           yang oleh Paus Alexander VI pada tahun 1500 diresmikan. Ordo baru itu
           ditempatkan di bawah pimpinan Para Observan. Jelas ordo Yohana itu “An-
           nuntiatio”, tidak boleh disebut sebagai “Ordo Fransiskan”. Yohana mening-
           gal pada tahun 1505.


                                            BAB IV
                                  PARA PENGIKUT KLARA
                              DALAM GEJOLAK ABAD XVI-XIX

           A. Situasi Pada Awal Abad XVI

           Melayangkan pandangan kepada dunia para pengikut Klara pada awal abad
           XVI, sekitar tahun 1500 di ambang pintu reformasi, orang mendapat gam-
           baran sebagai berikut.

           Kemerosotan parah yang dialami selama abad XV (1400-1500) mencetuskan
           reaksi bermacam-macam. Reaksi “pembaharuan” itu membuktikan bahwa
           karisma Klara masih juga hidup dan segar. Tetapi sekaligus kembali terlihat
           bahwa apa yang digariskan Klara amat sukar dilaksanakan, kalau pengikut-
           pengikut Klara tidak benar-benar berbobot.

           Dunia para Klaris pada awal abad XVI mencakup berbagai arus yang tidak
           senantiasa menjurus ke seragaman. Tetapi ada sejumlah (besar) Urbanis. Jadi
           mereka yang menganut Anggaran Dasar Paus Urbanus IV. Sebahagian dari
           mereka memperbaharui dirinya dalam rangka Anggaran dasar yang amat
           lemah  itu,  sedangkan  lain-lain  biara  tetap  memanfaatkan  segala  macam
           kelonggaran yang pernah diberikan. Mereka ini umumnya di bawah pimpi-
           nan  para  Conventuales.  Mereka  yang  memperbaharui  dirinya  umumnya
           dibimbing para Observantes (sejak tahun 1449). Ada juga Klaris-klaris yang
           kembali  kepada  Anggaran  Dasar  Klara,  tetapi  “Privilegium  Paupertatis”
           umumnya dirasakan terlalu berat.

           Yang paling radikal kembali kepada Klara ialah para Koletin, yang dilayani
           oleh Conventuales Reformati. Koleta menciptakan semacam Ordo dengan
           struktur yang lebih ketat dari pada yang tradisional.


           202
   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209