Page 202 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 202

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

           sama sekali tidak berniat masuk biara. Tetapi ia mengharapkan mendapat
           suami yang sesuai, setelah pendidikannnya yang berbobot selesai. Tetapi, en-
           tah bagaimana, rencananya itu tidak berjalan. Waktu berumur 32 tahun ia
           masuk biara di Urbino pada tahun 1481 dan ia diberi nama Baptista. Ayah
           Camilla sendiri mendirikan sebuah biara bagi Klaris di Camerino.
           Di Urbino, Camilla mulai mendapat pengalaman-pengalaman mistiknya dan
           itu diteruskan di Camerino sampai Camilla meninggal pada tahun 1517. Pen-
           galaman-pengalaman  mistik  Camilla  di  Urbino  dituliskannya  dalam  kar-
           yanya “I Ricordi di Gesu” dan pengalamannya di Camerino dituangkannya
           dalam berbagai karya lain. Ia ternyata mahir sekali dan berbakat seni, dalam
           seni sastra, prosa maupun puisi, baik dalam bahasa latin maupun dalam ba-
           hasa Italia. Riwayat hidup Camilla, wahyu-wahyu yang diterimanya, surat-
           surat dan sajak, semuanya berkisar seputar Yesus yang menderita. Itulah in-
           tipati pengalaman mistik Camilla.
           Semua karya Camilla sudah diterbitkan oleh M. Santoni: Le Opere Spirituali
           della B. Battista Varani, Camerini 1894 dan G. Boccanera: Biographia e scritti della
           B. Camilla Baptista Verani, Misc. Franc. LVII (1957) 64-94. 230-297. 333-365.
           Yang cukup menarik perhatian ialah: semua tokoh yang menonjol selama
           abad XV adalah bangsawati. Sudah dicatat bahwa di masa sebelumnya para
           Klaris sudah jatuh di tangan para bangsawan yang mengakibatkan kemero-
           sotan yang parah. Tetapi nyatanya ada kekecualian antara para bangsawati.
           Dari mereka keluar dorongan untuk menjadi Klaris sejati lagi.

           D. Buah-Buah Baru

           Pembaharuan di kalangan Klaris selama abad XV tidak hanya menyegarkan
           yang lama, tetapi malah menghasilkan ordo-ordo baru. Yaitu “Congregatio
           Immaculatae Conceptionis” (Conceptionistae) di Spanyol dan “Ordo Annunti-
           ationis” (Annuntiationistae) di Perancis.

           Beatrice (adik Amedeo) dari Sylva Menses (1424-1491) lahir di Ceuta, Maroko,
           yang  waktu  itu  dijajah  Portugal.  Ia  termasuk  keluarga  bangsawan  yang
           berkerabat dengan raja Portugal. Di masa mudanya ia menjadi “abdi dalem”
           di istana raja Castillia, Yohanes II. Isteri raja menjadi cemburu, sehingga Be-
           atrice terpaksa meninggalkan istana.


           200
   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207