Page 22 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 22
Bagian I: Pengantar Tulisan-tulisan St. Klara
Dengan pertolongan Bonaventura dan beberapa saudara dina, magistri ilmu
keTuhanan di Paris, Isabella menyusun sebuah Anggaran Dasar. Ia me-
manfaatkan Anggaran-anggaran Dasar yang sudah ada, antara lain: Ang-
garan Dasar karya Klara. Anggaran Dasar Isabela itu disyahkan pada tahun
1263 bagi rubiah-rubiah yang bergelar “Saudari-saudari Dina”. Anggaran
Dasar itu berlaku untuk biara Longchamps dan sejumlah biara di negeri
Perancis dan Italia yang menggabungkan diri. Nampaknya Isabela dan Bon-
aventura tidak berminat mengambil alih Anggaran Dasar karangan Klara,
terutama karena masalah harta milik.
7. Anggaran Dasar buatan Paus Urbanus IV: 1263
Berselang sepuluh tahun wafatnya Klara pada tahun 1253, Paus Urbanus IV
memberikan suatu Anggaran Dasar bagi semua biara “Ordo St. Klara” (Ordo
Sanctae Clarae). Paus memadukan semua sebutan dan Anggaran-anggaran
Dasar sebelumnya. Semua biara diizinkan mempunyai harta milik. Dan pada
umumnya itu sesuai dengan keadaan nyata pada biara-biara “Klaris”.
Pemeliharaan para rubiah dipercayakan kepada Kardinal pelindung yang
mesti mengangkat pria yang mampu sebagai “Visitator”.
Tetapi pada tahun 1297 para “Klaris Urbanis” dipercayakan kepada minister
umum dan minister propinsial Saudara-saudara Dina. Mereka diajak supaya
berusaha agar semua biara yang belum menerima Anggaran Dasar Urbanus
itu akhirnya menerimanya juga.
Anggaran Dasar karangan Urbanus tersebut memuji Klara setinggi langit,
tetapi hampir tidak ada sesuatu dari Anggaran Dasar karya Klara serta gaya
hidupnya, khusuanya sehubungan dengan harta milik dan relasi dengan
Saudara-saudara Dina, dua unsur utama bagi Klara. Sudah pasti Klara tidak
bersedia menerima Anggaran Dasar macam itu. Sayanglah Klara sudah
meninggal dan dinyatakan kudus. Aneh rasanya bahwa ordo yang disebut
“Ordo St. Klara” mesti berlayar dengan pola hidup dan bendera yang tidak
ada banyak sangkut pautnya dengan Klara dari Asisi.
Anggaran Dasar karangan Urbanus tersebut dituruti para Klaris-urbanis
sampai dengan awal abad XX ini. Di samping itu masih tetap berlaku Ang-
garan Dasar karangan Hugolinus dan Paus Innocentius. Dan di beberapa
biara masih juga tersimpan Anggaran Dasar karangan Klara. Biara di Asisi
20

