Page 21 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 21
Bagian I: Pengantar Tulisan-tulisan St. Klara
inginkan Anggaran Dasarnya itu disyahkan oleh Sri Paus. Anggaran Dasar
itu memang buah matang kehidupan Klara, lanjutan langsung dari “Pola Da-
sar Hidup” buatan Fransiskus dan privilegium kemiskinan.
Anggaran Dasar karangan Klara tersebut disyahkan oleh Kardinal pelin-
dung, Raynaldus, tanggal 16 September 1252. Atas permohona Klara sendiri
kemudian Anggaran Dasar itu sekali lagi disyahkan dan diresmikan oleh
Paus Innocentius IV pada tanggal 9 Agustus 1253. Semuanya terjadi terburu-
buru, oleh karena Klara mendekati ajalnya. Keesokan harinya, tanggal 10
Agustus, sehari sebelum Klara wafat, seorang saudara dina membawa surat
peresmian Paus itu kepada Klara. Pada naskah asli surat itu tercatat bahwa
Klara menerimanya dengan amat gembira dan beberapa kali menciumnya.
Dalam penyusunan Anggaran Dasarnya, Klara memanfaatkan Anggaran
Dasar karya Hugolinus, konstitusi-konstitusi Hugolinus dan Anggaran Da-
sar karangan Paus Innocentius IV. Tetapi semua dokumenitu tidak sampai
disebutkan. Hanya “Pola Dasar Hidup”, pemberian Fransiskus saja yang
dengan tegas disebut dalam Anggaran Dasar Klara dan itulah sebagai lan-
dasan Anggaran Dasar itu.
Klara mengarang Anggaran Dasarnya itu bagi “Ordo Saudari-saudari Mis-
kin”. Tetapi oleh Kardinal Raynaldus dan oleh Sri Paus hanya disyahkan bagi
biara S. Damiano. Sedikit aneh rasanya, seakan-akan Kardinal dan Paus
mempersempit maksud Klara. Sebenarnya Klara menulis Anggaran Da-
sarnya bagi biara S. Damiano dan semua biara lain yang mau mengga-
bungkan diri. Tetapi hanya beberapa biara saja yang berbuat demikian se-
dangkan kebanyakan biara tidak bersedia menerima Anggaran Dasar Klara,
terutama oleh karena harta milik dilarang. Biara-biara itu memang mandiri
dan tidak bergantung pada Klara.
Oleh karena Anggaran Dasar tersebut hanya berlaku bagi biara S. Damiano
dan beberapa biara lain, maka tidak mengherankan bahwa sejarahnya belum
selesai waktu Klara meninggal.
6. Anggaran Dasar Isabela dari Longchamps: 1263
Putri Ludovicus IX, raja Perancis 1254-1255, yaitu Isabella mendirikan sebuah
biara di Longchamps di dekat kota Paris setelah Klara baru saja meninggal.
19

