Page 178 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 178

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

           Dina.  Saudara  Dina  seluruhnya  lepas  dari  pelayanan  material.  Itu urusan
           Klaris sendiri, yang dapat minta bantuan di mana saja terdapat.


                                             BAB II
                         URBANIS MENJADI JAYA DAN MEROSOT
                                           (1263-1406)

           A. Anggaran Dasar Urbanus Diterima

           Rupanya  para  Klaris  lamban  dalam  menerima  Anggaran  Dasar  yang  di-
           wajibkan oleh Paus Urbanus IV. Adapun sebab utama kiranya justru karena
           ikatan dengan Ordo I terputus. Para rubiah merasa diri tertinggalkan dan
           terlantar.  Maka  Paus  Bonifasius  VIII  (1294-1303)  turun  tangan  sekali  lagi.
           Pada tahun 1297 Paus itu kembali mempercayakan pelayanan rohani para
           Klaris kepada Minister Umum Saudara-saudara Dina. Dia itu, bukan Kardi-
           nal Pelindung, yang bertanggung jawab, dan Minister Propinsial turut ber-
           tanggung jawab.  Selanjutnya  pelayanan  rohani para  Klaris  ditangani  oleh
           para Saudara Dina. Tetapi mereka tidak lagi menangani pelayanan jasmani.
           Justru  sebaliknya  yang  terjadi.  Para  Klaris  wajib  menjamin  penghidupan
           para Saudara Dina yang melayani mereka secara rohani, juga dalam pengel-
           olaan dan pengurusan harta milik para Klaris. Memang jumlah Saudara Dina
           menjadi  begitu  banyak,  sehingga  mereka  susah  mendapat  penghidupan.
           Para Saudara Dina sendiri memang tidak mempunyai harta milik tetap un-
           tuk menjamin penghidupan. Oleh karena para Klaris umumnya mempunyai
           harta  milik  tetap  yang  cukup  luas,  maka  mereka  diwajibkan  menjamin
           penghidupan para saudara yang melayani mereka.

           Tetapi  Paus  Bonifasius  masih  mengambil  tindakan  lain.  Minister  Umum
           Saudara Dina dan para Propinsial disuruh supaya berusaha agar Anggaran
           Dasar Urbanus IV diterima oleh semua biara Klaris. Dan usaha itu berhasil
           baik, bahkan biara Klaris di Asisi menyesuaikan diri. Meskipun secara formal
           biara  Assisi  menuruti  Anggaran  Dasar  Klara,  namun  pada  tahun  1288
           mereka sudah minta izin boleh memiliki harta milik tetap sebagai jaminan
           hidup. Dengan lain perkataan “Privilegium paupertatis” yang diperjuang-
           kan  oleh  Klara  selama  40  tahun,  kini  dicabut  atas  permintaan  pengikut-
           pengikutnya  sendiri.  Maka  pada  tahun  1297  semua  Klaris  secara  praktis


           176
   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183