Page 179 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 179
Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara
menuruti Anggaran Dasar Urbanus, yang tidak bercirikan Fransiskus atau
Klara. Klaris sudah berubah menjadi Urbanis.
Sementara itu para Saudara Dina pergi ke kawasan TimurTengah, ke daerah
kaum muslimin. Para pengikut Klara ikut serta. Sekitar tahun 1300 di kawa-
san Timur Tengah ada sekitar 11 biara Klaris, bahkan barangkali sekitar 23
(berita yang ada tidak senada). Tentu saja mereka tinggal di daerah di mana
orang Latin (perang salib yang sementara waktu berhasil) secara politik
berkuasa (kerajaan-kerajaan Latin). Waktu mereka diusir kembali, para Kla-
ris pun hilang dari tengah kaum muslimin.
Para Klaris masuk abad XIV (1300-1400) sebagai Urbanis. Mereka tidak ban-
yak berbeda lagi dengan sekian banyak rubiah lain. Ciri-ciri khasnya sudah
dicabut. Dan selama abad XIV semangat mereka semakin merosot, terutama
justru sehubungan dengan apa yang oleh Klara dianggap ciri khas para
pengikutnya, baik dalam Anggaran Dasarnya maupun dalam wasiatnya.
Dua-duanya terlupakan oleh para Urbanis itu.
Jumlah biara Klaris/Urbanis itu memang terus bertambah banyak. Pada
awal abad XIV (1300) ada sekitar 200 biara, tetapi pada akhir abad itu (1400)
ada 400 biara. Biara-biara itu terutama terdapat di Italia, Perancis dan
Spanyol. Di Eropa utara, Jerman, Inggris, jumlahnya kecil saja. Tetapi di
Eropa timur (Hungaria, Polandia) ada lebih banyak, berkat pengaruh Agnes
dari Praha. Pada prinsipnya biara-biara Klaris itu seragam, sebab semua
menuruti Anggaran Dasar Urbanus IV. Tetapi pada kenyataannya ada perbe-
daan besar. Sebab semua berdiri sendiri, tanpa hubungan satu sama lain
(kecuali Anggaran Dasar yang sama, mirip dengan Benediktin dahulu).
Semuanya sebenarnya bergantung pada situasi dan pimpinan setempat.
Besarnya biara, misalnya, berbeda sekali. Ada beberapa (seperti di Napels
dan Cracow) yang memuat sampai 250 rubiah. Padahal biara-biara lain kecil
sekali, ada yang hanya memuat 2-3 rubiah. Rata-rata jumlah rubiah berkisar
sekitar 25 hingga 35 rubiah.
Suatu perkembangan sekaligus kemerosotan terjadi di bidang tatanan
komunitas. Klara menerima. segala macam orang dan semua perbedaan so-
sial hilang. “Abdis” biara sebenarnya hanya “pelayan”para saudari. Klara
menerima “Saudari-saudari yang menangani pelayanan di luar biara (pingit-
an)”. Tetapi saudari-saudari itu pun setingkat dan setara dengan saudari-
177

