Page 103 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 103
Bagian II: Riwayat Hidup Santa Klara dari Asisi
Begitulah kebodohan salib yang adalah hikmat-kebijaksanaan Allah menang
atas hikmat-kebijaksanaan dunia, yang malah dilayani oleh pejabat tertinggi
Gereja Katolik. Sayangnya kemenangan hikmat kebijaksanaan Injil yang
mempribadi dalam diri Klara kemudian nyatanya bukan kemenangan cita-
citanya secara definitip. Anggaran Dasar Klara tersebut yang disyahkan oleh
Sri Paus, hanya disyahkan untuk St. Damiano saja, bukan untuk “Ordo St.
Damiano”. Ternyata hanya beberapa biara rela mengambil alih Anggaran da-
sar Klara tersebut. Kecuali St. Damiano, biara di Monticelli, Siena, Lucca dan
Praha kiranya menerima Anggaran Dasar itu. Tetapi paling tidak duabelas
biara tetap berpegang pada Anggaran Dasar Hugolinus. Dan masalah yang
menyebabkan bahwa Anggaran dasar Klara tidak diterima secara luas, justru
apa yang paling dasariah bagi Klara yaitu kemiskinan tertinggi seperti yang
tertuang dalam “privilegium paupertatis”.
Sepuluh tahun setelah Klara memenangkan Anggaran Dasarnya, Paus Urba-
nus IV (thn1263) mengeluarkan “Anggaran Dasar bagi Ordo St. Klara”. Un-
tuk pertama kalinya muncul nama “Ordo St. Klara” itu. Tetapi Anggaran Da-
sar Urbanus IV, yang memuji Klara setinggi langit, mencabut “privilegium
paupertatis” dan menghilangkan ciri fransiskan dari Ordo St. Klara itu.
Bahkan kelompok St. Damiano, yang pada tahun 1257 pindah ke lokasi lain
di kota Asisi, pada tahun 1288 melepaskan “privilegium paupertatis” dan
menerima saja harta mili tetap, sama seperti semua mereka yang mengadopsi
Anggaran Dasar Urbanus IV. Begitulah jadinya bahwa pengikut-pengikut
Klara sendiri membatalkan kemenangan pribadi Klara yang dipuji-puji se-
bagai “pendiri Ordo St. Klara” dan dipuja sebagai orang kudus. Sebab sa-
habat dan pendukung Klara sampai akhir kardinal Raynaldus sebagai Paus
Alexander IV (th. 1254-1261) pada tahun 1255 meresmikan Klara sebagai
orang kudus.
BAB XI
LA POVERELLA
Meninjau kembali riwayat hidup dan hal-ihwal Klara orang tentu meng-
agumi wanita yang bersemangat baja itu. Orang kagum atas keseimbangan
kepribadiannya. Dan itu semakin mengherankan mengingat zamannya,
waktu seluruh kekristenan di Eropa, jauh dari keseimbangan, waktu tampil
101

