Page 99 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 99

Bagian II: Riwayat Hidup Santa Klara dari Asisi

           yang bergabung dengan Klara sejak awal mempunyai harta-milik tetap. Kar-
           dinal Hugolinus sendiri, juga sebagai Paus Gregorius IX dengan murah hati
           melengkepi beberapa biara dengan harta-milik yang diambil dari harta-milik
           Hugolinus sendiri.

           Tetapi Anggaran Dasar Innocentius IV yang baru itu sebenarnya mencabut
           “privilegium  paupertatis”.  Semua  biara,  termasuk  St.  Damiano,  diizinkan
           mendapat harta-milik tetap.
           Anggaran Dasar Innocentius IV tersebut teruntuk bagi “Abdis dan para ru-
           biah Ordo St. Damiano”. Tidak terlalu jelas berapa banyaknya biara yang ter-
           masuk “Ordo St. Damiano” itu. Hanya diketahui bahwa pada tahun 1248 ada
           sebanyak 23 biara di Italia (dan Trente). Sejak tahun 1228 sudah ada sebuah
           biara di Pamplona (Spanyol); sejak 1234 ada biara Agnes di Praha dan pada
           tahun  1237  sejumlah  saudari  dari  St.  Damiano membuka sebuah  biara  di
           Ulm, Jerman, dan sejak tahun 1220 ada biara-biara di Perancis.
           Nyatanya  “Anggaran  Dasar  Fransiskus”  karangan  Innocentius  IV  tidak
           diterima baik oleh semua “saudari-saudari Ordo St. Damiano” itu. Boleh di-
           andaikan protes terutama datang dari Klara, adiknya Agnes dan Agnes dari
           Praha dan biara-biara lain yang memiliki “privilegium paupertatis” yang di-
           cabut oleh Anggaran Dasar itu. Sebab dengan demikian unsur khas dan da-
           sariah  gaya  hidup  Klara  hilang  dan  para  pengikut  Klara  menjadi  sama
           dengan sekian banyak rubiah lain, diantaranya rubiah Benediktus atau Ber-
           nardus.
           Protes dari pihak saudari berhasil, sejauh Innocentitis IV pada tahun 1250
           menyatakan bahwa Anggaran Dasarnya “fakultatip”, berarti tidak mewajib-
           kan biara-biara yang tidak mau menerimanya. Tentu saja akibatnya ialah:
           kekacauan  tambah  besar  dan  kebingungan  sekitar  situasi  para  pengikut
           Klara semakin menjadi-jadi. Sekali lagi Klara berhasil menyelamatkan cita-
           citanya, tetapi jelas tidak aman sama sekali.


                                             BAB X
            HIKMAT-KEBIJAKSANAAN YANG KELUAR DARI MULUT ALLAH
             MENGINJAK-INJAK TIPU MUSLIHAT SI MUSUH YANG CERDIK

           Serangan terakhir atas cita-citanya, yang mengibarkan bendera Fransiskus,

                                                                                   97
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104