Page 102 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 102
Bagian II: Riwayat Hidup Santa Klara dari Asisi
bekas teman Fransiskus, seperti Yuniperus, Angelo dan Leo, maupun oleh
rohaniwan terkemuka.
Masih tinggal satu hal untuk diselesaikan. Yaitu Pengesahan Anggaran Da-
sar tulisan Klara oleh takhta apostolik, Sri Paus sendiri. Agak kebetulan Paus
Innocentius IV dengan iringannya tinggal di Perugia dan Asisi (Mei-Ok-
tober). Setelah musuhnya yang paling dahsyat, yaitu Kaisar Frederik II
meninggal pada tahun 1250, Paus kembali dari Perancis pada tahun 1251.
Paus mendengar tentang sakitnya Klara dan langsung mengunjunginya sam-
pai dua kali. Kesempatan itu dimanfaatkan Klara untuk memohon pe-
ngesahan Anggaran Dasarnya. Pada tanggal 9 Agustus 1253 permohonan
Klara secara lisan dikabulkan Sri Paus yang sedang mengunjungi Klara.
Segera dokumen resmi disusun oleh pegawai-pegawai Paus di Perugia; hari
berikutnya sudah diantar oleh seorang Saudara Dina ke St. Damiano. Dengan
gembira dan rasa puas Klara mencium dokumen itu, hasil perjuangan selama
empat puluh tahun. Hari berikutnya, tanggal 11 Agustus 1253 Klara dengan
tenang hati beralih kepada Mempelai surgawinya.
Tidak diragukan bahwa dalam seluruh urusan pengesahan Anggaran Dasar
Klara itu kardinal Raynaldus, yang berada dalam iringan Paus, memegang
peranan besar. Kardinal itu memang dengan sebulat hati mendukung Klara.
Sampai akhir Klara masih berbincang-bincang dengan saudari-saudarinya
serta menasehati dan memberkati mereka. Antara lain ia pernah berkata ke-
pada mereka: “Adakah kalian melihat Raja kemuliaan yang saya lihat?” Me-
mang tepatnya kata-kata yang lain ini: Berbahagialah di mata Tuhan ke-
matian orang kudus-Nya (Mzm 116: 15). Dua minggu sesudahnya yakni 27
Agustus, juga adik Klara, Agnes meninggal di St. Damiano. Paus Innocentius
IV pribadi dengan seluruh iringannya datang mengantar jenazah Klara ke
Gereja St. Giorgio di Asisi, untuk dikuburkan di situ. Paus menginginkan
bahwa sebagai pengganti ofisi orang mati dinyanyikan ofisi para perawan.
Tetapi kardinal Raynaldus mencegah Sri Paus dengan berkata sebaiknya
mengikuti saja kebiasaan. (Jenazah St. Klara pada tahun 1260 dipindahkan ke
Basilika St. Chiara di Asisi). Atas nama para saudari di St. Damiano sepucuk
surat diedarkan kepada “semua saudari Ordo St. Damiano” yang terpencar
di semesta dunia. Memang waktu Klara meninggal sekitar 120 biara berori-
entasi kepada St. Damiano.
100

