Page 188 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 188
Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara
Sartiano. Mereka mendapat dukungan dari pihak Paus-paus, tetapi cukup
banyak perlawanan di dalam Ordo I sendiri. Lama kelamaan terbentuk dua
“cabang” Ordo I (meskipun pada tahun 1517 baru resmi dan definitif). Kedua
cabang itu dinamakan “Observantes” dan “Conventuales”.
Gerakan pembaharuan Ordo I di Italia disertai gerakan serupa di Spanyol
dan Perancis. Mulainya lepas dari pembaharuan di Italia dan pada waktu
yang sama berkembang tersendiri juga. Demikian pula di Jerman, ada ge-
rakan pembaharuan dalam Ordo I. Akhirnya semua gerakan “Observantes”
itu bergabung dan menjadi semakin kuat. Gerakan itu didukung terus oleh
Paus-Paus, tetapi juga oleh penguasa-penguasa sipil. Hanya perlawanan di
dalam Ordo sendiri dari golongan “Conventuales” juga kuat, khususnya
mereka melawan kemandirian, penyendirian para “Observantes”.
Penyendirian dan kemandirian yang menjurus ke perpisahan dianggap tidak
perlu, oleh karena di kalangan Conventuales pun semangat pembaharuan,
keinginan kembali ke Anggaran Dasar Fransiskus dan ketertiban, tercetus.
Beberapa Paus berusaha mempertahankan kesatuan Ordo I, meskipun men-
dukung pembaharuan yang tidak mau dimatikan. Tetapi kedua golongan,
Observantes dan Conventuales, sudah begitu jauh terpisah, sehingga usaha
Paus tidak berhasil. Observantes jelas dengan sengaja mengusahakan
perpisahan. Pada tahun 1517 diadakan suatu kapitel yang sungguh umum.
Di sana semua golongan berkumpul untuk membahas masalah intern Ordo
I itu. Paus Leo (1513-1521) masih berusaha mempertahankan kesatuan Ordo,
tetapi akhirnya juga gagal. Maka melalui surat keputusan (Bulla) “Ite et vos
in vineam mecun” Paus Leo X memutuskan perpisahan total. Semua kelompok
pembaharuan (Observantes, Coletani, Clareni, Capucini, Martinistae, Amo-
deiti) dipersatukan menjadi “Reformati”. Mereka menjadi cabang Ordo I yang
otonom sama sekali (dengan Minister umum dan sebagainya tersendiri). Dan
Conventuales pun tersendiri. Selanjutnya Ordo I terpecah menjadi dua
cabang.
Baiklah diingat pada saat itu (1517) juga reformasi sudah mulai dilancarkan
oleh Luther. Pada tahun itu juga Luther secara terang-terangan menyerang
Gereja Katolik (Paus). Maka Gereja Yesus Kristus di Barat pun terpecah men-
jadi dua (dan lebih) gereja. Pemersatuan semua “Observantes” tersebut juga
kurang berhasil. Di kalangan mereka pemersatuan tidak kuat dan
186

