Page 189 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 189

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

           kemerosotan kembali sudah mulai menyusup.
           Semangat  pembaharuan  dalam  Ordo  I  tidak  dapat  tidak  menghanyutkan
           juga para pengikut Klara. Karena di kalangan mereka pun sana-sini tetap ada
           biara dan tokoh yang tidak senang dengan keadaan nyata. Tetapk ada biara
           dan  tokoh  yang ingin  sungguh-sungguh  menghayati  Anggaran  Dasar ka-
           rangan Klara dan menyingkirkan Anggaran Dasar Urbanus.

           B. Koleta Dari Corbie

           Tokoh yang paling berjasa bagi pembaharuan antara Para Klaris ialah Koleta
           dari Corbie (1381-1447). Sebagai putri seorang tukang kayu dalam biara Ben-
           ediktin  di  Corbie,  Koleta  lahir  pada  tahun  1381.  Setelah  orang  tuanya
           meninggal, Koleta menjual harta miliknya dan bergabung dengan para Bhe-
           gin.
           Gerakan wanita yang disebut Bhegin sebenarnya sudah lama ada (mistika
           terkenal Hadewijch misalnya, ada dari kalangan mereka, abad XIII). Mula-
           mula  para  Bhegin  itu  tidak  mempunyai  organisasi,  tetapi  lama-kelamaan
           menjadi terorganisir. Kadang-kadang mereka menjadi liar dan menjurus ke
           bidaat, sehingga menjadi terkutuk oleh Paus-Paus dan dilarang oleh Konsili
           Viene (1311). Namun demikian mereka tetap ada dan antara lain ada seke-
           lompok Bhegin di Corbie, di mana Koleta bergabung dengan mereka. Bhegin
           itu, yang tetap tersebar luas, adalah wanita saleh yang banyak beramal kasih.
           Mereka setengah biarawati setengah awam. Mereka tinggal berkelompok-ke-
           lompok di rumah-rumah kecil tersendiri. Mereka banyak beribadat, mempu-
           nyai pakaian khusus dan menangani berbagai karya amal kasih. Banyak dari
           kelompok  Bhegin  itu  bergabung  dengan  Ordo  III  Fransiskan.  Dengan
           demikian mereka tidak terkutuk dari pihak pimpinan Gereja. Secara rohani
           banyak yang dipimpin oleh Saudara-saudara Dina.
           Koleta merasa kurang puas dengan gaya hidup para Bhegin itu. Ia mengi-
           nginkan suatu gaya hidup yang lebih ketat lagi. Ia bisa menemukan itu di
           kalangan  Klaris.  Maka  ia  masuk Klaris  di  biara  Moncel  pada  tahun  1400.
           Tetapi apa yang ditemukannya pada para Klaris (Urbanis) itu amat mengec-
           ewakannya, meskipun di Moncel, Klaris masih lebih setia dan bersemangat
           dari pada kebanyakan biara lain. Atas nasehat Yohanes Anet, gardian biara
           Saudara-saudara Dina di Hesdin, Koleta meninggalkan biara Klaris.

                                                                                  187
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194