Page 193 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 193

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

           beliau  Koleta  pergi  kemana-mana.  Hanya  Koleta  mengharapkan  juga
           dukungan  dari  pihak  Minister  umum  Saudara-saudara  Dina  (yang  masih
           hanya satu). Yang menjabat waktu itu ialah Wilhelmus dari Casale. Minister
           umum itu ternyata mau mendukung.

           Pada tahun 1434 Koleta sibuk menyusun konstitusi-konstitusi khusus bagi
           biara-biara yang bergabung dengannya. Dalam hal itu Koleta minta nasehat
           Minister  umum  tersebut  dan  juga  sejumlah  pejabat-pejabat  Gereja  lain.
           Mereka sedang berkumpul dalam Konsili di Basel, yang mengakhiri skisma
           yang memecah Gereja Katolik. Konsep Koleta disetujui dan dikembalikan
           kepadanya  pada  tahun  1434  itu  juga.  Beberapa  hari  sebelumnya  Minister
           umum sudah menulis sepucuk surat yang memberikan kepada Koleta ber-
           macam-macam hak istimewa. Ia berhak memvisitasi biara-biara yang didiri-
           kannya, memindahkan baik para rubiah maupun para Saudara-saudara Dina
           yang melayani biara-biara itu. Dan itu pun menurut kebijaksanaan Koleta
           sendiri. Dengan lain perkataan: Koleta dapat bertindak sebagai kepala se-
           buah ordo yang berdiri sendiri dan tatanannya berbeda dengan tatanan Kla-
           ris tradisional. Muncullah apa yang boleh disebut “Ordo” yang organisas-
           inya mirip dengan Ordo Saudara-saudara Dina. Yang paling mengesankan:
           Koleta pun bertindak sebagai kepala Saudara-saudara Dina yang mengikuti
           pembaharuannya. Semua itu sungguh-sungguh suatu pembaharuan juga da-
           lam organisasi Klaris. Biasanya mereka bergantung pada pimpinan Saudara-
           saudara Dina setempat. Tidak mempunyai kepala bersama, dan tidak ada
           semacam  “kapitel  umum”.  Sekarang  muncul  sebuah  ordo  Klaris  dengan
           kepala bersama, dengan kapitel umum, dengan rubiah-rubiah yang dapat
           dipindahkan  dari  biara yang satu  kepada  biara lain. Untuk  semuanya  itu
           perlu ada konstitusi, sebab Anggaran Dasar Klara sama sekali tidak berpikir
           kepada organisasi semacam itu.

           Koleta ternyata tidak lalai memanfaatkan kedudukannnya sebagai kepala se-
           buah ordo. Ia menciptakan Klaris-Klaris yang sungguh dibaharui, di Jerman
           dan Belgia juga. Yang menjadi paling panting, pusat seluruh ordo itu, ialah
           biara di kota Gent (Belgia) yang bernama “Bethlehem”. Pada tahun 1426 di
           sana mau didirikan sebuah biara. Tetapi batu pertama baru diletakkan pada
           tahun 1442. Koleta sendiri ikut menetap di sana dan tinggal sampai akhir
           hidupnya. Dari situ sekali lagi ia pergi kemana-mana, misalnya pada tahun
           1444,  Koleta  mendirikan  biara  di  Amiens  (Perancis)  dan  menyediakan
                                                                                  191
   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198