Page 194 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 194
Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara
sejumlah rubiah untuk menghuninya. Namun Koleta selalu kembali ke Gent,
di situ ia meninggal pada tahun 1447.
Waktu Koleta meninggal, sudah ada 15 biara Klaris baru yang dengan teliti
menepati Anggaran Dasar karangan Klara, sesuai dengan konstitusi-konsti-
tusi yang dikerjakan Koleta. Dalam seluruh usahanya Koleta mendapat
dukungan dari Paus-Paus, baik di Avignon dahulu maupun di Roma
kemudian, dari sementara Saudara-saudara Dina dan sejumlah awam yang
berpengaruh. Memang orang, umat, senang melihat semangat Klara hidup
kembali dan Klaris kembali menjadi setia pada panggilannya sendiri. Dan
seperti telah dikatakan, Koleta serentak melancarkan pembaharuan di ka-
langan Saudara-saudara Dina (Conventuales).
Pembaharuan yang dilancarkan Koleta dalam Ordo II dan Ordo I mendapat
perlawanan dari pihak para “Observantes”. Mereka menganggap dirinya
satu-satunya wakil dan saluran pembaharuan sejati dalam Ordo I dan Ordo
II. Mereka berusaha untuk menempatkan pembaharuan yang digalakkan
Koleta di bawah naungan mereka. Karena itu mereka tidak senang sama
sekali dengan kedudukan otonom Koleta dan “Observantes Coletani” di
Perancis. Terus diusahakan menempatkan mereka semua di bawah
wewenang para Observantes di Italia. Yohanes dari Capistrano misalnya, pada
tahun 1442 mencoba membujuk Koleta, supaya menempatkan diri di bawah
wewenang (iurisdictio) para Observantes. Tetapi Koleta menolak. Sebab ia
kurang senang dengan cara para Observantes menangani pembaharuan
mereka, yaitu lepas dari pimpinan Ordo I, yang masih satu. Koleta kuatir
kalau-kalau itu akan membawa perpecahan dalam Ordo I. Dan itu tidak
dapat diterima Koleta yang menganggap seluruh Ordo I sebagai satu dan
yang seluruhnya mau dibaharui. Karena itu Koleta selalu meminta saudara-
saudara untuk melayani biaranya, yang tentu saja mengusahakan pembaha-
ruan tetapi tidak mendukung usaha para Observantes.
Firasat Koleta memang tepat. Perpecahan dalam Ordo I yang terjadi pada
tahun 1517 sayangnya menjadi halangan dalam pembaharuan seluruh Ordo
I, seperti yang dicita-citakan Koleta. Akibatnya bagi Ordo II ialah: juga Ordo
II tidak seluruhnya dapat mengalami pembaharuan seperti selama 40 tahun
direncanakan dan diusahakan Koleta.
Usaha Koleta secara resmi diberkati sekaligus dibekukan pada tahun 1458.
192

