Page 195 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 195

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

           Pada tahun itu Paus Pius II mensyahkan dan meresmikan Anggamn Dasar
           Klara  bersama  dengan  konstitusi-konstitusi  karangan  Koleta.  Tetapi
           semuanya hanya berlaku bagi Klaris-Koletin saja. Dengan demikian pemba-
           haruan yang dilancarkan Koleta dibendung dan tidak dapat lagi memasuki
           seluruh Ordo II, sebahagian besar tetap “Urbanis”.

           C. Lain-Lain Usaha Pembaharuan

           Meskipun Koleta tokoh yang paling berbobot dan paling berhasil, namun ia
           bukan satu-satunya tokoh selama abad XV yang membuktikan bahwa ka-
           risma Klara dapat menggerakkan orang beriman. Waktu Koleta melancarkan
           pembaharuan di Perancis, di lain-lain tempat pun gerakan pembaharuan di
           antara  para  Klaris-Urbanis  muncul.  Di  lain-lain  tempat  itu,  gerakan  tidak
           langsung  terpengaruh  oleh  gerakan  Observantes  dalam  Ordo  I.  Mereka
           secara  wajar  berusaha  mengikut-sertakan  para  Klaris  dalam  pembaha-
           ruannya. Sama seperti para Observantes terutama di Italia subur berkem-
           bang,  demikian  pun  pembaharuan  antara  para Klaris  mula-mula  berpijak
           terutama di Italia.
           Ada pembaharuan yang berpusat di Mantua. Pada tahun 1420 Bernardinus
           dari  Siena  mengadakan  serangkaian  khotbah  di  kota  Mantua  dan  amat
           mengesankan di hati para pendengar. Isteri penguasa (Duce) setempat, yaitu
           Paola Malatesta memutuskan mendirikan biara Klaris yang menepati Ang-
           garan Dasar Urbana secara penuh. Nama biara baru itu ialah “Corpus Christi”.
           Kelompok rubiah pertama (20 orang) didatangkan dari biara S. Ursula di Mi-
           lano. Para Klaris di biara S. Ursula itu pada tahun 1418 membaharui dirinya
           terpengaruh  oleh  Bernardinus  dari  Siena  itu.  Dengan  rela  hati  mereka
           menempatkan diri di bawah pimpinan para Observantes. Pembaharuan di
           Milano itu menghanyutkan juga sebuah biara Augustines, yang sebahagian
           besar beralih menjadi Klaris dan menghayati Anggaran Dasar tanpa dispen-
           sasi. Mereka mendapat banyak calon yang sungguh-sungguh. Mereka mem-
           buka biara baru, yaitu S. Chiara.

           Jadi dari S. Ursula di Milano, Paola Malatesta mendatangkan 20 Klaris untuk
           menghuni biara barunya di Mantua. Kemudian (1445) biara di Mantua itu
           masih  memperketat  gaya  hidupnya,  terpimpin  oleh  Observan  terkenal
           lainnya, yaitu Yohanes dari Capistrano. Yohanes menulis sebuah “komentar”

                                                                                  193
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200