Page 73 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 73

Bagian II: Riwayat Hidup Santa Klara dari Asisi

           unsur yang sudah berlakudan disahkan. Melihat asal-usul konstitusi-konsti-
           tusi Hugolinus, dapat dipahami bahwa cukup keras dan ketat.
           “Anggaran Dasar” atau “konstitusi-konstitusi” Hugolinus itu ditujukan ke-
           pada “Ordo Wanita-Wanita Miskin di daerah Spoleto danToskane”. Istilah
           “ordo”  itu  jangan  diartikan  sebagai  suatu  “organisasi”  dengan  pimpinan
           pusat yang ketat, keseragaman dan ketergantungan kesatuan-kesatuan satu
           sama lain. “Ordo” hanya berarti: suatu gaya hidup religius yang mempunyai
           kerangka hukum bersama. Maksud dengan Anggaran Dasarnya itu hanya-
           lah secara hukum mengatur sedikit kelompok-kelompok wanita di daerah
           itu dan memberinya dasar dan landasan hukum. Oleh karena Hugolinus se-
           penuhnya percaya pada Fransiskus dan Klara, maka ia mengharapkan dan
           menginginkan  bahwa  St.  Damiano berperan  sebagai  semacam sumber  in-
           spirasi dan pusat rohani bagi kelompok-kelompok “wanita miskin” lain.

           Jadi maksud utama “Anggaran Dasar” atau “konstitusi-konstitusi” Hugoli-
           nus  tersebut  ialah  memberi  suatu  kerangka hukum kepada kelompok-ke-
           lompok  wanita  itu,  sesuai  dengan  tuntutan  Konsili  Lateran  IV.  Melalui
           “Anggaran Dasar Benediktus” itu semua seolah-olah dilegalisasikan. Dalam
           kerangka  hukum  bersama  itu,  semua  kelompok-kelompok  itu  boleh  saja
           meneruskan gaya hidupnya sendiri dan kerangka hukum umum itu tidak
           perlu dilaksanakan seadanya. Mungkin dengan mengingat akan kelompok
           Klara dengan “privilegium paupertatis”, maka Anggaran Dasar Hugolinus
           itu  tidak  berkata  apa-apa  mengenai  kemiskinan  dan  harta  milik.  Masing-
           masing kelompok juga St. Damiano boleh saja meneruskan jalannya sendiri
           di bidang ini. Hugolinus sendiri pernah menegaskan bahwa Anggaran Da-
           sarnya tidak perlu dilaksanakan. Jelaslah sebagai seorang ahli hukum, Hugo-
           linus hanya mau menolong kelompok-kelompok wanita, termasuk St. Dam-
           iano, untuk mendapat tempatnya dalam tata hukum Gereja, sehingga juga
           dapat diawasi seperlunya.
           Dan itulah sebabnya mengapa Klara tanpa banyak keberatan menerima Ang-
           garan Dasar Hugolinus bagi St. Damiano juga. Tentu saja itu bukan situasi
           ideal,  tetapi  mengingat  penetapan  Konsili  Lateran  IV,  jalan  itulah  yang
           sekarang terbuka. Sebab untungnya ialah: kedudukan kelompok Klara da-
           lam tata hukum menjadi jernih dan aman. Tidak ada terlalu banyak kerugian
           dan bahaya. Klara dapat saja meneruskan dan mengembangkan cara hidup


                                                                                   71
   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78