Page 79 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 79
Bagian II: Riwayat Hidup Santa Klara dari Asisi
temannya menolong St. Damiano baik di bidang spiritual (pembinaan ro-
hani) maupun di bidang material, yaitu dengan mengumpulkan derma bagi
penghuni St. Damiano. Tetapi kini disadari oleh Fransiskus bahwa hubungan
itu juga dapat mengacaukan kelompok Klara. Karena itu Fransiskus mulai
mengundurkan diri dan jarang berkunjung ke St. Damiano. Para Saudara
Dina pun diatur, meskipun hubungan tidak terputus.
Tetap ada dan terus akan ada saudara-saudara yang melayani St. Damiano
dan Fransiskus tetap ingin dan rela mendukung Klara. Tetapi sekaligus ia
ingin “mengamankan” mereka, sehingga dapat mengembangkan gaya hi-
dupnya sendiri. Fransiskus sudah melihat bagaimana kelompoknya sendiri
dapat menjadi kacau. Janganlah kekacauan itu menular kepada St. Damiano.
Itulah sebabnya mengapa Fransiskus mulai mengatur hubungan antara
Saudara-saudara Dina dan Saudari-saudari Miskin.
Di masa itu (abad ke tiga belas) muncul kembali “biara rangkap dua”, yang
dahulu pernah ada tetapi dilarang. Artinya: Satu (komplek) biara merang-
kum sebuah komunitas laki-laki dan suatu komunitas perempuan, yang
semua mengikuti gaya hidup yang sama. Menurut ideologinya laki-laki itu
melambangkan rasul Yohanes yang melayani Maria, yang dilambangkan ke-
lompok wanita itu. Struktur semacam itu tentu saja mengandung bahaya ke-
merosotan moral.
Tetapi gagasan dasar “biara rangkap dua” itu – yaitu dua-duanya menganut
cara hidup yang sama – tidak sesuai dengan pikiran Fransiskus. Inspirasi da-
sar Fransiskus dan Klara memang sama, tetapi gaya hidup konkrit mesti ber-
beda. Karena itu Fransiskus tidak menginginkan “biara rangkap dua” sema-
cam itu. Otonomi Klara untuk sendiri menentukan gaya hidupnya mesti ter-
jamin dan aman. Dan otonomi itu terancam kalau Saudara-saudara Dina ter-
lalu mencampuri hidup di St. Damiano.
Itulah kiranya sebabnya mengapa Fransiskus sedikit banyak mengundurkan
diri dan memperketat hubungan dengan St. Damiano dan kelompok te-
mannya, walaupun hal itu membuat Klara amat menyesal. Kalau dalam
Anggaran Dasarnya pada tahun 1223 Fransiskus melarang para saudara ma-
suk biara para rubiah tanpa izin istimewa, maka ia juga berpikir kepada St.
Damiano. Larangan itu tidak dipaksakan kepada Fransikus dan tidak pula
memutuskan hubungan dengan St. Damiano. Aturan itu tercetus oleh
77

