Page 84 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 84

Bagian II: Riwayat Hidup Santa Klara dari Asisi

           pusat pimpinan menurut hukum, melainkan semacam “pusat rohani” saja.
           Pada latar belakang itu dapat dipahami apa yang ditulis Klara dalam wa-
           siatnya bagi para penghuni St. Damiano: “Tuhan tidak hanya menjadikan
           kita suatu teladan bagi yang lain sebagai contoh dan cermin, tetapi juga bagi
           saudari-saudari kita yang oleh Tuhan dipanggil untuk mengikuti panggilan
           kita,  supaya  mereka  menjadi  cermin  dan  teladan  bagi  orang-orang  yang
           hidup di dunia. Dengan lain perkataan: kelompok di St. Damiano menjadi
           teladan  bagi  kelompok-kelompok  serupa  di  lain-lain  tempat.  S.  Damiano
           waktu Klara meninggal berperan sebagai “pusat spiritual”. Dan begitulah
           kiranya duduknya perkara sejak awal mula.
           Jelaslah bahwa Klara di S. Damiano berusaha sekuat tenaga agar supaya in-
           spirasi dasariah yang secara lahiriah diamankan oleh “privilegium pauper-
           tatis” menjadi terwujud. Inspirasi dasariah itu boleh dipadatkan dalam ru-
           mus: mengikuti jejak-jejak Tuhan kita Yesus Kristus yang menjadi miskin
           bagi kita. Klara mengembangkan semacam mistik kemiskinan, tegasnya mis-
           tik Kristus yang miskin. Maka kemiskinan lahir-batin bagi Klara bukanlah
           satu unsur gaya hidupnya, melainkan dasar dan landasan segala sesuatu.
           Mengikuti Yesus Kristus dalam kemiskinan dan kerendahan serta Bunda-
           Nya yang miskin itulah yang menjadi pendorong dan penggerak bagi Klara,
           Yang sebulat-bulatnya mencintai Kristus yang miskin. Kemiskinan dan ke-
           rendahan itu memuncak di palungan di Bethlehem dan pada salib di Gol-
           gota. Itulah yang mau dan mesti diterjemahkan ke dalam hidup sehari-hari
           di St. Damiano.

           Tanpa melarat – Klara dan kelompoknya memang cepat menjadi populer
           sehingga biasanya tidak ada kekurangan akan keperluan pokok – penghuni
           St.  Damiano  hidup  dalam  kemiskinan  real,  yang  didukung  oleh  puasa,
           pantang dan pingitan abadi. Taraf hidup material memang boleh dikatakan
           minimal.  Ada  beberapa  berita  bahwa  penghuni  St.  Damiano  kadang  kala
           benar-benar kekurangan akan barang paling dasariah. Kiranya di masa pa-
           ceklik umum, seperti tidak jarang terjadi di masa itu. Klara selalu penuh ke-
           percayaan pada Allah dan selalu menemukan jalan keluar. Dan itu terungkap
           dalam pelbagai cerita tentang Klara yang secara ajaib memperbanyak roti
           dan  menyediakan  minyak  zaitun.  Klara  memang  seorang  karismatik  dan
           cirinya  itu  memperlihatkan  diri  dalam  gejala-gejala  yang  di  abad


           82
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89