Page 93 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 93
Bagian II: Riwayat Hidup Santa Klara dari Asisi
Maksud Gregorius IX tentu saja mempersatukan dan menyeragamkan ge-
rakan wanita-wanita yang berorientasi kepada Klara. Tetapi nyatanya Ang-
garan Dasar itu hanya menambah kekacauan dan kebingungan. Sebab St.
Damiano dan beberapa biara lain tetap berpedoman pada Pola dasar Hidup
karangan Fransiskus (dan“privilegium paupertatis”) Pola Dasar Hidup itu
tidak dapat diakui sebagai Anggaran Dasar oleh Sri Paus. Ada juga biara-
biara yang terus mengikuti konstitusi-konstitusi Hugolinus, yang berselu-
bung Anggaran Dasar Benediktus, tanpa Pola Dasar Hidup tersebut dan
tanpa “privilegium paupertatis”. Dan ada lagi yang mengikuti Anggaran Da-
sar Benediktus yang baru itu.
Gregorius IX meninggal pada tahun 1241. Maka, kiranya sepengetahuan
Klara, Agens segera mengajukan permohonan kepada penggantinya, Paus
Innocentius IV (th. 1243-1254). Ia mohon, agar Anggaran Dasar Benediktus
dicabut saja (dan diizinkan menulis Anggaran Dasar sendiri). Permohonan
Agnes ditolak. Anggaran Dasar Gregorius IX tetap berlaku, tetapi sebagai
dasar hukum saja, menurut keterangan Innocentius IV. Malah pada tahun
1246 Innosentius kembali meneguhkan Anggaran Dasar Hugolinus, jadi
mencabut Anggaran Dasar Gregorius IX, yang dinilai terlalu keras.
Memang amat mengagumkan caranya Agnes yang terus didukung Klara
bergulat dengan Sri Paus sendiri dan Sri Paus tidak naik pitam karena nekad
semacam itu. Sekaligus nampak betapa Agnes dan Paus saling menghargai
dan menghormati. Betapa cita-cita injili yang dipribadikan dua wanita ber-
bentrokan dengan realisme politik kepala Gereja! Tetapi semuanya itu tidak
menjernihkan situasi dan tidak melayani keinginan Agnes dan Klara. Tidak
boleh diragukan bahwa Agnes dalam pergulatan mewakili Klara. Sean-
dainya Agnes berhasil, Klara pun aman. Sebab kedua-duanya tetap
menginginkan suatu Anggaran Dasar yang sesuai dengan cita-cita mereka.
Sementara itu tetap ada macam-macam biara “Klaris” dengan gaya hidup-
nya sendiri.
Sementara itu Klara sendiri di St. Damiano mengalami masa yang gawat di
bidang lain. Kaisar Frederik II yang berperang dengan Sri Paus menyerbu
Italia. Pada tahun 1240 Kaisar dengan pasukan sewaan (muslimin) lewat
Asisi. Tentara itu pun menyerang St. Damiano, yang terletak di luar tembok
kota. Mereka memasuki (kebun) biara, Klara yang sudah lama sakit-sakitan
91

