Page 94 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 94
Bagian II: Riwayat Hidup Santa Klara dari Asisi
– sejak Fransiskus masih hidup – mesti melindungi saudari-saudari yang
tentu saja mati ketakutan. Klara dibawa ke bangsal makan, tempat saudari-
saudari berkumpul. Klara dan para saudari berdoa. Klara menyuruh mem-
bawa Sakramen Mahakudus, entahlah siapa yang membawa, yang tersim-
pan dalam kotak dana yang dibuat dari gading. Begitu Klara menangkis
pasukan yang suka merampok itu. Sebab entahlah bagaimana, tentara itu
mengundurkan diri dan tidak terjadi apa-apa. Pada kesempatan itu Klara
menguatkan para saudari dengan firman Kristus yang didengarnya: “Aku
selalu akan melindungi kalian”. Saudari-saudari lain pun mendengar suara
itu.
Tahun berikutnya, 1241, pasukan muslimin itu, dipimpin oleh panglima Vi-
talis dari Aversa, kembali dan mau mengepung kota Asisi untuk dirampoki.
Penghuni kota minta para saudari di St. Damiano untuk mendoakan kesela-
matan kota. Dan nyatanya tidak terjadi apa-apa. Menurut keyakinan
penduduk Asisi, berkat doa Klara. Sampai sekarang peristiwa itu masih di-
pestakan di Asisi pada tanggal 22 Juni.
BAB IX
MEMPERKUAT BANDAR TUAN PUTERI KEMISKINAN
Klara tidak hanya membela “Saudari-saudari Miskin” di St. Damiano terha-
dap serangan dari pihak tentara muslimin, tetapi ia pun terus mesti memper-
tahankan benteng kemiskinan itu terhadap maksud baik pejabat-pejabat Ger-
eja Yesus Kristus yang miskin. Kerena itu Klara terus memperkuat benteng
itu dari dalam dengan membangun komunitas yang semakin berkembang.
Nama Klara makin hari makin bercahaya dan bersinar. Pingitan ketat tidak
dapat memadamkan atau menyuramkan cahaya injili itu. Klara seorang mis-
tika Kristus yang tersalib. Mistik itu semakin berkembang dan mendekati
puncaknya. Kadang-kadang – begitu diceritakan – Klara masuk ekstase mis-
tik yang berjam-jam lamanya mencekap seluruh dirinya. Sekali peristiwa
pada Kamis Putih, Klara diserap oleh Kristus yang menderita, sehingga
selama sehari semalam tidak menyadari lingkungannya. Kalau saudari-
saudari datang melihat bagaimana keadaan Klara, ia tetap dalam keadaan
yang sama. Ketika menjadi sadar akan lingkungannnya, Klara malah heran
bahwa sudah sehari semalam berlalu dengan tidak disadarinya. Mistik
92

