400 Tahun Para Saudara Dina Hadir di Amerika Utara (Kanada Timur)

400 Tahun Para Saudara Dina Hadir di Amerika Utara (Kanada Timur)

Montreal, 9 Desember 2014

ofm24 Juni 1615: pada hari itu, Denys Jamet dan Joseph Le Caron, dua orang dari para Rekolek yang telah mendampingi Samuel de Champlain dalam perjalanannya ke New France (Perancis Baru), menurut catatan yang ada, merayakan Misa Kudus pertama di pulau Montreal. Peristiwa ini menandai apa yang dipandang sebagai permulaan Gereja Katolik, kehidupan religius dan tradisi Fransiskan di Amerika Utara.

“Pada zaman itu, berangkat ke dunia baru (Amerika) merupakan kegiatan yang penuh bahaya. Hanya orang-orang pemberani saja yang akan melakukannya, termasuk banyak tokoh-tokoh gagah berani, seperti para Rekolek, kata Sdr. Marc Le Goanvec, Minister Provinsial para Fransiskan. Tambahan lagi, berkat pendekatan pastoral dan misioner mereka, para saudara dina itu telah menapakkan tanda jejaknya pada seluruh wilayah Perancis Baru itu.”

24 Juni 2015 akan menjadi tonggak penanda 400 tahun peristiwa yang patut dikenang itu, yang akan dirayakan oleh para Fransiskan Kanada Timur, dengan perayaan yang meriah dan agung, yang akan dipimpin oleh Uskup Agung Montreal di Gereja St. Yohanes Pembaptis di kota Montreal. Perayaan itu akan didahului beberapa hari sebelumnya, dari 11 – 13 Juni, dengan simposium ilmiah yang diselenggarakan oleh Institute of Cultural Heritage, dalam kerjasama dengan Université Laval’s Faculty of Arts and Human Sicences (Fakultas Seni dan Ilmu-ilmu Kemanusiaan).

Tahun 2015 ini merupakan kesempatan yang unik untuk menyoroti komunitas Fransiskan melalui serentetan perhelatan yang berkaitan dengan ulang tahun ke 400 kedatangan para Rekolek: sebuah cabang yang tua dari OFM (Ordo Saudara-saudara Dina) di Perancis Baru. Lebih dikenal dengan sebutan Ordo Fransiskan, OFM itu didirikan oleh St. Fransiskus dari Asisi pada tahun 1209. Tambahan lagi tahun ini juga menandakan ulang tahun ke 125 kembalinya Ordo Fransiskan di Kanada, setelah 127 tahun absen ketika wilayah ini di bawah rejim Inggris di awal perebutannya pada 1763.

“Semua perayaan perhelatan pesta ini, yang menggaris-bawahi titik balik dari sejarah OFM, akan menjadi suatu kesempatan untuk tidak hanya memperlihatkan banyaknya faset dari kehadiran Fransiskan di daratan Amerika Utara, tetapi juga menggaris-bawahi sebuah aspek yang unik dari sejarah religius di Quebec,” demikian kesimpulan Sdr. Le Goanvec, OFM.

Untuk informasi lebih lanjut perihal perhelatan-perhelatan yang direncanakan di Rois-Rivières, Québec dan Montréal sebagai bagian dari perayaan-perayaan ulang tahun ke 400 itu, kunjungilah http://www.francisofassisi.ca/en atau ikut yang berikut ini: https://www.facebook.com/pages/Franciscans-of-Eastern-Canada/105558899518620 atau Twitter: @OFMEstCanada

Baik juga disimak:

 

(Sumber: http://www.ofm.org/ofm/?p=8775&lang=en
diterjemahkan oleh: Alfons S. Suhardi, OFM)

 

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *