WELCOME HOME SAUDARA, Persaudaraan OFM Indonesia Sambut Mgr. Paskalis OFM dengan Sukacita.

Jakarta, OFM – Peristiwa bersejarah terjadi hari ini, Sabtu, 7 Februari 2026. Seorang Fransiskan Uskup, Mgr. Paskalis Bruno syukur OFM kembali ke rumah Persaudaraan OFM Indonesia di jln. Kramat 5 no. 10, Jakarta Pusat. Berangkat dari Puspas Keuskupan Bogor pagi pkl. 09.00 WIB bersama rombongan (beberapa Imam & umat), Mgr. Paskalis tiba di Provinsialat OFM Jakarta pada pkl. 10.20 WIB. Ia disambut dengan ritus penyambutan dalam budayanya, Manggarai yakni melalui torok/kepok curu dan pemberian tuak kapu oleh Sdr. Thobias Harman OFM, dan pengalungan peci dan selendang khas daerah Manggarai-Flores, masing-masing oleh Sdr. Laurentius Agustinus Nggame OFM (Provinsial OFM Indonesia) dan Sdr. Hieronimus Dei Rupa OFM (Wakil Provinsial OFM Indonesia).

Sdr. Gusti Nggame OFM mengungkapkan sukacitanya menyambut Mgr. Paskalis, seorang Saudara yang telah menjalankan misinya di tanah Sunda. “Kami bahagia menyambut Bapa Uskup Paskalis yang telah menjadi misionaris Fransiskan di Keuskupan Bogor. Kami menerimanya kembali ke rumah Persaudaraan OFM dengan penuh sukacita,” tegas Sdr. Gusti, dengan penuh haru dan disambut tepukan tangan meriah para hadirin yang memenuhi teras Biara Provinsialat. Acara ini dilanjutkan dengan Ibadat Penerimaan yang dipimpin oleh Provinsial sendiri. Kembali diungkapkannya dalam homili bahwa Mgr. Paskalis adalah misionaris yang sungguh-sungguh dalam melayani, dan itu nyata dalam prinsip yang dipeliharanya sendiri selama ini. “Kita semua pasti berpikir bahwa tokoh sentral dalam acara ini adalah Mgr. Paskalis. Dan saya kira, jika kita bertanya kepadanya siapa tokoh sentral dalam acara ini, pasti ia menjawab Tuhan sebagai tokoh sentralnya.”

Menurut Sdr. Gusti, Uskup Paskalis adalah seorang pribadi yang konsisten dalam prinsip hidup dan panggilannya. Dikisahkannya bahwa peristiwa penunjukkan Mgr. Paskalis sebagai Uskup Keuskupan Bogor beberapa tahun silam dan terpilihnya sebagai Kardinal merupakan kejutan-kejutan yang memang memperlihatkan kehendak Tuhan atas dirinya, bukan karena kemauannya sendiri. Tampak jelas dari moto episkopalnya, “Magnificat Anima Mea Dominum”, Mgr Paskalis ingin menyatakan bahwa ada Tuhan yang merajut hidupnya. Tuhan adalah tokoh sentral di balik panggilan dan pelayanannya. Hal itu dikonfirmasi oleh Uskup Paskalis dalam sambutannya. “Seperti yang sering saya ungkapkan bahwa memang Tuhan sedang merajut kehendak-Nya untuk saya. Saya tidak merasa sendirian dalam segala situasi hidup ini. Terima kasih kepada Persaudaraan OFM yang selalu siap menerima setiap Saudara. Spiritualitas St. Fransiskus Assisi menjadi inspirasi dan kekuatan saya dan kalian semua dalam memaknai setiap peristiwa kehidupan,” ungkap Uskup yang pada 2 Februari yang lalu merayakan 35 tahun imamatnya.

Acara yang bertajuk welcome home Saudara ini dihadiri para Saudara OFM yang berkarya di wilayah Jakarta, Bogor dan Depok, serta keluarga dan beberapa umat kenalan dan sahabat Mgr. Paskalis. Acara ini diakhiri dengan santap siang, lalu berjoget ria bersama di halaman Biara Provinsialat OFM.

Sdr. Efendy Marut OFM/FMC

2 Comments

Tinggalkan Komentar