Catatan Hari Ketiga Kapitel Provinsi, 24 September 2010

Saudara matahari nampaknya bersahabat dengan memancarkan keindahannya di ufuk timur. Embun-embun yang bertengger di atas rerumputan semakin menambah antusias para kapitularis untuk mengawali hari baru ini. Ketika lonceng Kapel Claris berdentang tepat pukul 06:00, semua saudara sudah berkumpul di kapel untuk mengadakan ibadat pagi yang digabungkan dengan perayaan ekaristi. Misa dipersembahkan oleh Sdr. Martin Harun, OFM dan didampingi oleh Sdr. Gabriel Maing, OFM. Dalam perayaan ekaristi Sdr. Martin menegaskan bahwa segala sesuatu ada waktunya. Ada waktu untuk mengawali dan ada waktu untuk mengakhiri.

Pada hari ini, rapat kapitel diawali dengan dipresentasikannya beberapa laporan. Adapun laporan tersebut adalah laporan Visitator General, Laporan Minister Provinsi dan Laporan Keuangan Provinsi. Pada pertemuan pertama, Sdr. Nico, OFM mempresentasikan laporan visitasi general Provinsi St. Michael Malaikat Agung di Indonesia. Pertemuan ini difasilitasi oleh Sdr. Ignas Wagut, OFM. Laporan ini merupakan hasil pembicaraan dan sharing bersama saudara-saudara, selama kunjungannya ke semua saudara anggota Provinsi St. Mikhael Malaikat Agung Indonesia (17 April – 22 Juli 2010), entah yang berada di Indonesia maupun yang sedang menjalankan misi di Fundasi Timor Leste, Myanmar, Thailand dan Papua.

Visitator General melaporkan sejumlah hal konkret yang ditemukannya berdasarkan pembicaraan pribadi dan komunitas yang dikunjunginya. Selain itu, beliau juga memberikan usulan konkret bagi pemecahan sejumlah persoalan dalam persaudaraan. Laporan ini ditanggapi dengan begitu antusias oleh para saudara. Pemaparan Visitator disampaikan dalam bahasa sederhana sehingga mudah dipahami oleh semua peserta.

Kemudian dilanjutkan pada sesi kedua yakni laporan Minister Provinsi yang berjudul “Hidup dan Karya Penginjilan Kita”. Sebagai komentar awal untuk menyegarkan suasana, Sdr. Robby, OFM sebagai fasilitator berujar bahwa laporan minister provinsi kali ini terkesan sangat ilmiah karena terdapat banyak catatan kaki. Dan dengan santai juga ditanggapi Sdr. Sunarko bahwa banyaknya catatan kaki menandakan banyak hal yang belum diketahui oleh minister provinsi. Hal ini cukup benar mengingat Sdr. Sunarko harus membuat laporan untuk masa pelayanan tiga tahun pada hal beliau hanya melayani selama setahun.

Dalam laporan ini, minister provinsi menggunakan dokumen Kapitel General Ordo 2009 “Para Pembawa Anugerah Injil” sebagai acauan. Baginya, anugerah Injili tidak untuk dimiliki sendiri melainkan untuk dibagikan. Persaudaraan Fransiskan dipanggil untuk mewartakan apa yang dihayati sebagai anugerah Injil. Sebagai kesimpulan beliau mengajak semua saudara untuk menimba inspirasi dari Fransiskus dan saudara-saudara pertama: “mereka memilih untuk tidak menyentuh uang, tetapi tidak menolak untuk bekerja bagi atau merawat penderita lepra; mereka memilih tidak naik kuda, tetapi tidak berarti berkeberatan menjelajahi dunia; dengan tegas mereka menolak privelege kegerejaan, sementara mereka pun menyatakan diri taat dan menjadi hamba pada kaki Gereja yang kudus.

Sesi ketiga dimulai pkl 16.00 dengan Sdr. Matheus, OFM sebagai fasilitator. sdr. Robby Wowor, OFM dan team keuangan provinsi menyampaikan keadaan keuangan provinsi OFM Indonesia. Sdr. Robby berusaha untuk menjelaskan dalam bahasa yang sederhana tentang pemanfaatan dan pos-pos keuangan agar mudah dipahami oleh semua kapitularis. Laporan keuangan ini ditanggapi oleh para kapitularis dengan antusias dan memberikan masukan bagi pemanfaatan keuangan provinsi.

Pada malam hari, para kapitularis berkumpul lagi di aula untuk menginventaris beberapa hal penting yang berkaitan dengan 3 laporan yang telah disampaikan sebelumnya. Daftar usulan ini kemudian dirumuskan lagi oleh tim Steering Committee (SC) Kapitel dan akan didiskusikan kembali pada sesi-sesi berikutnya. Rapat kapitel hari ini ditutup dengan renungan malam oleh tim liturgi tentang kembalinya para murid. (Ruben Moruk, OFM)

ekonom-dan-prokurator-memberi-gambaran-tentang-situasi-keuangan-provinsiEkonom (tengah) dan prokurator (paling kanan) memberi gambaran tentang situasi keuangan provinsi.

menimba-semangat-dari-ekaristiMenimba semangat dari Ekaristi dipimpin oleh Sdr. Martin Harun (paling kanan).

minister-provinsi-sedang-menyampaikan-laporannyaMinister provinsi (kiri) sedang menyampaikan laporannya.

sdr-ignas-sedang-mengantar-laporan-visitator-general-sdr-nico-disterSdr. Ignas (kanan) sedang mengantar laporan visitator general Sdr. Nico Dister (kiri).

serius-tetapi-tidak-tegang-karena-penuh-suasana-persaudaraanSerius tetapi tidak tegang karena penuh suasana persaudaraan.

Post navigation

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *