Catatan Hari Ketujuh Kapitel Provinsi, 28 September 2010

Satu minggu telah berlalu, kehadiran para kapitularis di Puncak Cipanas (Biara St. Klara Pacet). Para kapitularis telah melaporkan, mendiskusikan dan mengevaluasi bersama semua laporan entah laporan dari visitator genaral, minister provinsi, karya pastoral, karya asrama dan panti, karya persekolahan, dan karya khusus lainnya. Maka tugas selanjutnya adalah team perumus Kapitel Provinsi 2010 yang akan bekerja keras untuk merumuskan semua hasil rapat kapitel ini.

Hari ini (28/9) merupakan moment yang dinanti-nantikan oleh para saudara Fransiskan Provinsi Indonesia. Karena hari ini merupakan hari yang dikhususkan untuk pemilihan Minister (Pelayan) Provinsi OFM Indonesia, Vikaris Provinsi dan para anggota definitorium. Memang hari ini sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Cuaca sangat bersahabat, sang surya pun memancarkan keindahannya tanpa awan yang menghalangi sinarnya.

Setelah menikmati sarapan pagi, para kapitularis memasuki ruang sidang untuk menentukan siapa yang akan terpilih sebagai Minister Provinsi dan dewan provinsi pada periode berikut. Para kandidat Minister Provinsi telah diumumkan pada hari pertama dimulainya sidang Kapitel Provinsi oleh Visitator General (sdr. Nico Syukur Dister, OFM). Para kandidat yang ditentukan oleh Kuria Genaral Roma ini antara lain sdr. Petrus Canisius Aman, OFM, sdr. Gabriel Maing, OFM, dan sdr. Adrianus Sunarko, OFM.

Di hadapan Visitator General, para kapitularis yang terdiri dari 30 saudara ini memberikan hak pilih mereka terhadap ketiga kandidat tersebut. Suasana terlihat tegang karena bagaimana harus menjatuhkan pilihan kepada seorang saudara dari ketiga kandidat yang sama-sama mempunyai kompetensi yang luar biasa ini. Ketegangan ini pun akhirnya terjawab dengan terpilihnya pelayan persaudaraan yakni sdr. Adrianus Sunarko, OFM. Sdr. Narko akan menjadi Minister Provinsial OFM Indonesia periode 2010-2016. Terpilihnya sdr. Narko menjadi Minister Provinsi ini menunjukkan bahwa beliau akan melanjutkan tugasnya yang telah ia jalankan sejak tahun lalu. Pada saat itu beliau sebagai Vikaris Provinsi harus menggantikan Minister Provinsi (sdr. Paskalis Bruno Syukur, OFM) yang terpilih menjadi definitor General di Roma. Pada kesempatan ini pula Kapitel memilih dan memutuskan juga para anggota dewan Pelayan Provinisi dengan susunannya sebagai berikut:
1. Minister Provinsi : Sdr. Adrianus Sunarko, OFM
2. Vikaris Provinsi : Sdr. Petrus Canisius Aman, OFM.
3. Definitor 1 : Sdr. Stanislaus Sukartanto, OFM
4. Definitor 2 : Sdr. Antonius Eddy Kristiyanto, OFM
5. Definitor 3 : Sdr. Yosef Paleba Tolok Tote, OFM
6. Definitor 4 : Sdr. Gabriel Maing, OFM

Setelah diadakan pemilihan dewan Pelayan Persaudaraan, acara langsung dilanjutkan dengan pelantikan Minister Provinsi dan Anggota Definitorium. Pelantikan dimulai dengan acara prosesi dari ruang sidang menuju kapel Biara St. Klara. Dalam prosesi ini para saudara dengan antusias dan penuh sukacita menyanyikan lagu-lagu Fransiskan. Keceriaan dan sukacita juga nampak pada wajah para Saudari Klaris yang telah menanti di dalam Kapel.

Ibadat pelantikan Minister Provinsi dan anggota definitorium yang berlangsung dengan khidmat dan agung ini dipimpin oleh Visitator Genaral. Di hadapan para kapitularis dan para saudari Klaris, sdr. Adrianus Sunarko, OFM yang didampingi vikaris provinsi dan para anggota definitor, mengucapkan Sumpah Setia dalam tangan Visitator General. Setelah upacara Sumpah Setia, Visitator General menyerahkan stempel Provinsi kepada Minister Provinsi dan melanjutkan pelantikan terhadap Minsiter Provinsi, Vikaris Provinsi dan para Definitor. Kemudian para saudara yang hadir menyampaikan salam dan ketaatannya kepada Minister Provinsi. Dan juga para saudari Klaris ikut memberikan salam profisiat. Acara pelantikan diakhiri dengan berkat Bapa Fransiskus melalui tangan Minister Provinsi.

Meskipun para Pelayan Provinsi Indonesia telah terpilih, para kapitularis masih memiliki suatu tugas yang belum selesai. Pada sore dan malam hari tim perumus memaparkan Rumusan Tentatif Hasil Kapitel Provinsi St. Michael 22-29 September 2010 di hadapan para kapitularis untuk dikoreksi secara bersama-sama. Para kapitularis pun terlihat lebih rileks dalam menanggapi rumusan tentatif yang dipaparkan tersebut. Seluruh rangkaian acara hari ini ditutup dengan ibadat malam di bawah tema “Kerendahan Hati”. Aku datang bukan untuk dilayani, melainkan melayani, firman Tuhan. Mereka yang ditetapkan sebagai atasan bagi yang lain, tidak boleh berbangga atas tugas pimpinan itu daripada kalau mereka diberi tugas membasuh kaki saudara-saudara (Pth.IV). Profisiat dan selamat melayani! (Sdr. Ruben Moruk, OFM)

prosesi-dari-ruang-sidang-menuju-kapel-klarisProsesi dari ruang sidang menuju kapel klaris.

proses-pemilihan-minister-provinsi-dan-anggota-definitoriumProses pemilihan minister provinsi dan anggota definitorium

upacara-sumpah-setia-minister-provinsi-dan-pelantikan-anggota-definitorium-provinsiUpacara sumpah setia minister provinsi dan pelantikan anggota definitorium provinsi.

para-saudari-klaris-memberikan-salam-profisiat-kepada-minister-provinsi-dan-dewan-provinsiPara saudari klaris memberikan salam profisiat kepada minister provinsi dan dewan provinsi.

para-saudara-menyampaikan-salam-dan-ketaatannya-kepada-minister-provinsiPara saudara menyampaikan salam dan ketaatannya kepada minister provinsi.

visitator-general-bersama-minister-provinsi-vikaris-provinsi-dan-anggota-definitoriumVisitator general bersama minister provinsi, vikaris provinsi, dan anggota definitorium.

foto-bersama-setelah-pelantikan-minister-provinsi-dan-definitoriumFoto bersama setelah pelantikan minister provinsi dan definitorium.

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *