Charitas dan Charitas

Selama tiga hari penuh, Jumat sd Minggu, 25-27 Oktober 2013, saya diundang untuk berbagi di PUSAT FCh, Palembang. Acara ini diselenggarakan dalam rangka pembekalan terakhir kepada para Kapitularis sebelum mereka ini masuk dalam Kapitel, 16-24 November 2013.

Panitia Kapitel FCh meminta saya untuk membeberkan tema Kapitel kali ini, yakni Panggilan Menjadi Mistisi dan Nabi dalam Semangat Charitas di Zaman Sekarang. Selain Surat Undangan, kepada saya juga dikirimkan Konstitusi FCh, Hasil Refleksi Bidang Spiritualitas, dan Bidang Formasi.

Saya mencapai Rumah Pusat FCh pada Rabu, 24 Oktober 2013, sekitar pk 18.00. Penjemput langsung mengantar saya ke Pesanggrahan 2, tempat khusus untuk para tamu. Letaknya persis di dekat kapel utama FCh. Di Pesanggrahan ini telah disediakan ransum makan malam untuk jatah satu orang.

Setelah makan malam yang ditemani oleh Malaikat Pelindung, saya segera gosok gigi, mandi bersih-bersih dengan siraman tirta, sejenis dengan tirta “Bengawan Musi” dan mengungak materi yang esok pagi berikutnya dipresentasikan. Malam itu terlewatkan dalam damai abadi, mengingat Pesanggrahan 2 dikepung oleh bangunan, jauh dari jalan raya, sehingga siapa pun dapat beristirahat dalam suasana tenang bangets.

Praktis, salama tiga hari penuh, 25-27 Oktober, kami mengulas, memperdalam, membuat jembatan, menggarisbawahi, mengoreksi, mengarahkan diri demi kebaikan FCh, hidup religius FCh, formasio FCh, dan karya pelayanan FCh. Tidak ada yang luput!

Mendengarkan tururan yang berkesinambungan, saya berkesan bahwa sayalah pribadi terakhir yang dimohonkan untuk mempersiapkan para kapitularis FCh. Dikatakan “terakhir”, memang sejumlah pribadi telah mendahului saya: dua SJ, dua SCJ, satu Praja, tiga OFM. Semua berbicara tentang pokok-pokok yang penting.

Konon, Sdr Robby Wowor OFM akan berperan sebagai fasilitator dalam Kapitel FCh November ini. FCh sudah memahami dengan sangat baik apa makna kapitel, apa yang perlu dibenahi dan diraih. Semoga Kapitel FCh diberkati Tuhan, menjawab harapan Theresia Saemaekers, memberi kepastian bagi Gereja Lokal (terutama Keuskupan Agung Palembang), mengarahkan semua anggota FCh (dalam keadaan apa pun dan di mana pun mereka diutus).

Charitas tengah berjalan,
Charitas meretas aras,
Charitas tengah menimbang,
Charitas bernas tuntas,
Charitas tengah menjawab,
Charitas ya Charitas,
Charitas tengah di ambang,
Charitas dan Charitas. ****

Kontributor: Sdr. A. Eddy Kristiyanto, OFM

Bagian Satu Kapitularis FCh

Bagian Satu Kapitularis FCh

Bagian Dua Kapitularis FCh

Bagian Dua Kapitularis FCh

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *