Depok, OFM – Sabtu, 16 September 2023, para novis OFM mengadakan perlombaan dalam rangka memeriahkan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2023. Para novis dibagi dalam empat kelompok. Setiap kelompok terdiri dari lima saudara, sehingga semua saudara ikut ambil bagian dalam perlombaan. Perlombaan kali ini terdiri dari tiga jenis mata lomba, yaitu: membaca Kitab Suci (satu orang), tutur Kitab Suci (satu orang), dan kuis Kitab Suci (empat orang).

Setiap mata lomba memiliki penanggung jawabnya masing-masing. Penanggung jawab ini bertugas mempersiapkan perikop Kitab Suci yang akan dilombakan serta menyusun soal yang akan diajukan kepada peserta lomba. Meskipun demikian, ada juga penanggung jawab umum untuk mengatur segala hal yang berkaitan dengan lomba. Juri perlombaan ini didatangkan langsung dari Jakarta, yaitu Sdr. Stefanus Harkam Nampung, OFM dan Sdr. Urbanus Tangi, OFM. Perlombaan dilaksanakan di dalam ruangan kelas novisiat. Kegiatan perlombaan berlangsung pada pukul 08.30 WIB – 12.30 WIB.

Perlombaan dibuka dengan menyanyikan lagu “Hari ini Kurasa Bahagia” yang dipimpin oleh Sdr. Erwin Beto. Lagu ini sebagai pengingat bagi para saudara bahwa asas perlombaan adalah persaudaraan dan sportivitas. Sebelum memulai lomba, Sdr. Ncis dan Sdr. Fian selaku MC menyampaikan perihal pelaksanaan lomba. Dalam kesempatan yang sama, para juri juga diminta untuk memperkenalkan diri sekaligus membagikan kisah singkat perjalanan panggilan mereka masing-masing sampai saat ini.

Kegiatan perlombaan dilaksanakan dengan penuh keseruan. Lomba pertama yang dilaksanakan adalah membaca Kitab Suci, disusul dengan lomba tutur Kitab Suci, dan ditutup dengan kuis Kitab Suci. Setiap saudara berusaha untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Para juri juga diberikan kesempatan untuk berkomentar dan memberi masukan yang perlu untuk perkembangan para novis.

Banyak hal sudah dipelajari oleh para novis terutama dalam hal membaca dan merenungkan isi Kitab Suci. Akan tetapi, hasil perlombaan menunjukkan bahwa para novis belum sepenuhnya mengenal isi Kitab Suci. Masih banyak pertanyaan yang tidak dijawab dan ada pula pertanyaan-pertanyaan yang dijawab dengan salah. Saat melakukan evaluasi bersama, salah satu juri, Sdr. Stefan, OFM mengatakan bahwa pengenalam dan penguasaan para novis akan Kitab Suci masih sangat kurang. Hal ini dapat diatasi dengan ketekunan dan kemauan untuk selalu membaca dan merenungkan Kitab Suci.

Sdr. Pras dan Sdr. Carlo sebagai penanggung jawab perlombaan menyampaikan bahwa tujuan utama diadakannya lomba bukanlah untuk berkompetisi ataupun menguji para saudara,  melainkan untuk menyadarkan para saudara agar lebih dekat dan mencintai Kitab Suci. Mereka berharap bahwa melalui perlombaan ini para saudara semakin disadarkan bahwa selain doa, ciri khas yang melekat dalam diri para religius adalah kecintaannya pada Kitab Suci.

Setelah rangkaian lomba selesai, kedua penanggung jawab acara menyerahkan sertifikat kepada kedua juri sebagai ungkapan terima kasih. Hal yang tidak dilewatkan juga adalah sesi dokumentasi bersama agar apa yang dilaksanakan dapat membekas dalam sejarah. Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan siang bersama dan sayonara.

Kontributor: Sdr. Elga Jendrianus Ten (Novis OFM)

Ed. : Sdr. Vincent, OFM

Tinggalkan Komentar