Minister General OFM Berkunjung ke Indonesia

Visitation MG 1

Minister General Ordo Fratrum Minorum (OFM), Sdr. Michael Perry, OFM, mengadakan kunjungan persaudaraan ke Provinsi OFM St. Michael Malaikat Agung, Indonesia, pada 5-8/2/2015. Minister General didampingi oleh Definitor General OFM untuk Asia-Oseania, Sdr. Gabriel Mathias, OFM. Pada kurang lebih pukul 22.30 WIB, Sdr. Michael Perry, OFM dan Sdr. Gabriel Mathias, OFM tiba di komunitas Duns Scotus, diantar oleh Minister Provinsi Indonesia, Sdr. Adrianus Sunarko, OFM dan Sdr. Oky Dwiatmanto, OFM. Atas dasar sejumlah pertimbangan, komunitas Duns Scotus didaulat menjadi “rumah tinggal” Minister General selama berada di Jakarta. Bravo! Para saudara di komunitas Duns Scotus pun menyambut gembira kepercayaan ini.

Dalam keremangan malam Jakarta yang kian memekat, acara penyambutan Minister General berlangsung hangat, bertempat di Kapel kecil Duns Scotus. Acara penyambutan ini dikemas dalam satu paket, yakni ibadat singkat, sambutan dan ucapan “selamat datang” dari Minister Provinsi OFM Indonesia, dan sambutan sekaligus berkat penutup dari Minister General sendiri. Usai acara penyambutan, para penghuni komunitas Duns Scotus, dengan modal bahasa Inggris yang ala kadarnya, berkesempatan untuk bincang-bincang dengan Minister General dan Definitor General untuk Asia-Oseania, sdr. Gabriel Mathias. Setelah itu, Minister General dan sdr. Gabriel Mathias diarak menuju kamar masing-masing untuk bersistirahat malam.

Visitation MG 4

Keesokan harinya, Jumat, 6/2/2015, digelar pertemuan akbar di Aula Sekolah St. Fransiskus Asisi, Kampung Ambon, Jakarta Timur. Namun, sebelum pertemuan dihelat, diadakan upacara penyambutan secara resmi (dari pihak Provinsi St. Mikhael Malaikat Agung, Indonesia) untuk Minister General dan Definitor General untuk Asia-Oseania. Upacara yang berlangsung kidmat di halaman depan Biara Duns Scotus itu, mengadopsi tata cara penyambutan ala budaya Manggarai. Upacara dimulai dengan “kepok” (kata-kata atau pernyataan yang menegaskan bahwa seorang tamu diterima dengan gembira oleh tuan rumah/kampung) yang dibawakan oleh Sdr. Yornes Panggur, OFM. Kemudian dilanjutkan dengan acara pengalungan Minister General dan Definitor general untuk Asia-Oseania oleh sdr. Fendy Marut, OFM dan sdr. Fidel Haman, OFM.

Visitation MG 5

Setelah upacara “kepok” dan pengalungan, Minister General dan Definitor General untuk Asia-Oseania diarak menuju Aula Sekolah St. Fransiskus Asisi. Arakan ini diiringi dengan sanda (semacam ‘mazmur’ dalam budaya Manggarai yang dinyanyikan sambil menari) yang dibawakan oleh sejumlah saudara muda. Tidak lama berselang, kurang lebih pada pukul 16. 30 WIB, pertemuan akbar dimulai. Para saudara novis, saudara muda (para saudara muda komunitas St. Bonaventura, Yogyakarta, hanya diwakili oleh sdr. Simao, OFM), saudara tua dari Gardianat Asisi Jakarta, Portiuncula Jakarta, Spoleto Jakarta, San Damiano Depok, Carceri Puncak, dan Greccio Yogyakarta hadir dalam pertemuan ini. Pada kans ini, Minister Provinsi mempresentasikan situasi dan kondisi Provinsi St. Mikhael Malaikat Agung, Indonesia. Minister General dan Definitor General untuk Asia-Oseania tampak begitu antusias mendengar presentasi ini.

Selain Minister Provinsi, Definitor General untuk Asia-Oseania, Sdr. Gabriel Mathias, OFM juga berkesempatan untuk menginformasikan sejumlah hal terkait situasi dan kondisi provinsi-provinsi OFM di kawasan Asia-Oseania. Setelah itu, Minister General mendapat giliran untuk berbicara. Ada begitu banyak hal urgen yang disampaikan Minister General, antara lain informasi mengenai situasi dan kondisi di Kuria Generalat, terlebih khusus menyangkut ‘korupsi’ yang baru-baru ini terjadi di Kuria, serta soal cara atau model pengawasan keuangan di Kuria. Selain itu, Minister General juga mengingatkan soal tantangan dan peluang untuk mengaktualisasikan identitas kefransiskanan di zaman ini.

Visitation MG 2

Sambutan Minister General terasa begitu menarik karena berlangsung secara interaktif dan dialogal. Beberapa kali Minister General mengundang saudara-saudara tertentu untuk tampil ke depan saudara-saudara lain, untuk kemudian diwawancarai. Pertanyaan-pertanyaan yg dilontarkan Minister General terkesan sederhana, namun mendalam, seperti misalnya mengenai motivasi untuk menjadi Fransiskan, tantangan dan kegembiraan menjadi Fransiskan, dan masih banyak hal lain. Dengan dan melalui dinamika semacam ini, Minister General mengajak semua saudara untuk secara hangat dan terbuka men-sharingkan pengalaman hidup dan panggilan kepada saudara-saudara lain.

Pertemuan akbar ini kemudian dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Minister General, didampingi Definotor General untuk Asia-Oseania dan Vikarius Provinsi, Sdr. Peter Aman, OFM. Di penghujung Ekaristi, Minister General membagikan cenderamata atau “oleh-oleh” kepada Minister Provinsi dan semua saudara yang hadir. Setelah itu, acara ditutup dengan santap malam bersama.

Visitation MG 3

Rangkaian acara belum kelar. Pada Sabtu, 7/2/2015, tepatnya pada pukul 09.00 WIB, Minister General mengadakan pertemuan dengan Dewan, Komisi, Ekonom, dan para Magister, dan pada pukul 11.00 WIB mengadakan kunjungan dan pertemuan di kantor JPIC dan Komunitas St. Yosef Kupertino. Kemudian, pada sore harinya, tepatnya pada pukul 17.30 WIB, diadakan misa konselebrasi bersama umat di paroki St. Paskalis, Cempaka Putih. Misa dipimpin oleh Minister Provinsi, Sdr. Adrianus Sunarko, OFM dan homili oleh Minister General. Misa ini berlangsung kidmat dan meriah, diiringi gelegar suara merdu para saudara muda. Tak pelak, Minister General tampak selalu tersenyum manakala para saudara muda melantunkan setiap lagu koor. Saking senang dan trenyuhnya, Minister General meminta agar lagu “Haleluia” (sebagai ganti Bait Pengantar Injil) dinyanyikan kembali sebelum dan setelah homili. Beliau pun ikut bernyanyi. Wow, spektakuler! Setelah misa, diadakan ramah-tamah di Aula Paroki St. Paskalis. Kemudian, pada Minggu dini hari, pada pukul 03.30 WIB, Minister General dan Definitor General untuk Asia-Oseania, Sdr. Gabriel Mathias, berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, dan selanjutnya, pukul 06.10 WIB, berangkat ke Roma. Pax et Bonum.

Kontributor : Sdr. Joan Udu, OFM

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *