15 Februari – Jenazah St. Antonius Padua dipindahkan

15 Februari
Jenazah St. Antonius Padua dipindahkan
15 Februari 1350

Ketika St. Antonius meninggal dunia pada 13 Juni 1231, jenazahnya dimakamkan di gereja Fransiskan yang kecil, Santa Maria, di Padua. Menjelang tahun 1263, gedung basilika yang sedang dibangun sudah cukup maju, sehingga jenazah St. Antonius dapat ditempatkan di bawah altar besarnya. Ketika pada kesempatan itu kain kafannya dibuka, ditemukan bahwa tubuh sang santo sudah menjadi abu, kecuali beberapa tulangnya, tetapi lidahnya masih tetap utuh, seolah-olah masih hidup. St. Bonaventura, yang pada waktu itu menjabat sebagai Minister General Saudara-saudara Dina, dengan hormat meletakkan lidah itu pada tangannya, dan berseru: “O lidah yang terberkati, yang telah selalu memuji Tuhan dan membuat orang-orang lain juga memuji-Nya, sekarang menjadi nyatalah betapa agung jasamu di hadapan Allah!” Lidah St. Antonius diletakkan dalam tempat relikwi khusus, dan masih dapat dilihat sekarang ini di dalam sebuah kapel khusus pada sisi epistel dari basilika itu. Pada 1310 basilika itu hampir selesai dan jenazah St. Antonius dipindahkan ke sebuah makam di tengah basilika. Pemindahan final jenazah St. Antonius ke kapel, tempatnya yang sekarang ini pada sisi Injil basilika, terjadi pada 1350. Pemindahan yang terakhir inilah yang diperingati pada tanggal 15 Februari ini.

Sumber: The Franciscan Book of Saints, ed. by Marion Habig, OFM, © 1959 Franciscan Herald Press. Penerjemah: Alfons S. Suhardi, OFM