Pesan Paskah 2014 dari Minister General OFM

Sementara kita merayakan Hari Raya Paskah yang agung ini, saya mengajak kalian, saudara-saudaraku, untuk menemukan dalam gambaran Maria Magdalena itu dua hal: gambaran seorang pencari yang waspada dan seorang pengkhotbah yang rajin dan tekun. Sebuah teladan bagaimana kita ini mampu memberikan kesaksian akan kehidupan Tuhan kita Yesus yang telah bangkit. Kita juga dipanggil untuk senantiasa berjaga-jaga dalam mencari Kristus dalam semua bidang kehidupan kita, dalam segala keadaan hidup kita sehari-hari, dalam budaya yang beraneka ragam yang mengitari kita, yang merupakan suatu konsekwensi dari era globalisasi, berkat penggunaan internet dan sarana-sarana komunikasi yang lain. Seperti Maria Magdalena, kita juga dipanggil untuk rajin dan tekun dalam mewartakan apa yang telah kita sendiri lihat dan alami dalam hidup kita: Tuhan Yesus yang telah bangkit, dan untuk membagikan kabar baik ini kepada semua orang yang kita jumpai.

…. Saudara-saudaraku yang terkasih, sementara kita sekali lagi masuk ke dalam misteri Paskah, marilah kita mempersembahkan diri kita seutuhnya dan tanpa reserve, untuk dengan sikap berjaga-jaga menangkap tanda-tanda zaman sebagaimana kita, seperti Maria Magdalena, mencari Kristus yang bangkit itu dalam semua bidang kehidupan dan budaya. Semoga kita melaksanakan tugas suci ini bersama-sama sebagai saudara-saudara dalam persaudaraan, bersama dengan semua anggota keluarga Fransiskan kita, bersama dengan Gereja dan segenap keluarga umat manusia!

Semoga kita pergi mencari Tuhan Yesus yang bangkit melalui doa dan kontemplasi! Semoga pencarian tersebut membawa kita keluar dari rumah-rumah kita yang nyaman, dari rutinitas kita, cara menghayati panggilan Kristen dan Fransiskan kita yang biasa-biasa, dan menggerakkan kita untuk ‘mengotori tangan-tangan dan kaki-kaki kita’ karena kita mengikuti Tuhan yang bangkit ke arah dunia/masyarakat pinggiran yang sungguh kita alami dan di sana memberikan kesaksian akan belarasa, kemurahan hati dan cinta Tuhan Yesus yang telah bangkit, sebagaimana telah kita alami bersama.

Saudaramu: Michael Perry Anthony, OFM

(Sumber: Fraternitas, April 2014. Diterjemahkan oleh Alfons Suhardi, OFM)

Post navigation

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *