Pusing Jika Tidak Doa

[tab name=’Berita’]

“Jika Amelia” sebagaimana diberitakan Tempo Edisi 20-26 Februari 2012 “pusing saat tidak berbelanja, terutama sepatu kesukaanya; betapa kita mesti pusing jika tidak berdoa” demikian tantang Saudara Adrianus Sunarko, Minister Provinsi OFM Indonesia pada misa Pengikraran kaul kekal lima Fransiskan Muda, Senin 30/7 di Kapel Panti Asuhan Vincentius Putera, Jln. Kramat Raya. Lima Saudara yang mengucapkan profesi kekal siang itu adalah Sdr. Antonius Latif Widhiawan, Sdr. Andreas Wilibrodus Bisa, Sdr. Theodorus Betha Herdistyan, Sdr. Yulianus Bonivantura Lelo, dan Sdr. Sebastianus Gaguk.

Lebih lanjut Minister Provinsi menegaskan ”Jelaslah bagi kalian berlima bahwa gaya hidup konsumeris” sebagaimana ditunjukkan Amelia, “ yang pada prinsipnya mau mengumpulkan segala sesuatu bagi diri sendiri berbeda sekali dengan cara hidup yang hendak kalian profesikan secara meriah siang ini. Yang kalian profesikan adalah sebuah cara hidup alternatif yang sebaliknya mau melepaskan segala sesuatu (kuasa, harta dan kenikmatan). Sebuah cara hidup yang secara radikal berbeda dan belainan arah.”

Upacara agung yang dihadiri sekitar tiga ratus hadirian ini bertema Luruskanlah Jalan Tuhan (Yoh 1:23). “Seruan Yohanes ini”, demikian urai Saudara Narko, “bukanlah ungkapan arogansi dan kesombongan. Ia menyerukan itu setelah sebelumnya tidak berdusta dan mengakui dengan jujur; Aku bukan Mesias, Aku bukan nabi! Karena itu, hayatilah panggilan ini dalam kerendahan hati, kewaspadaan, dalam kesediaan untuk bertobat terus menerus, sekaligus tidak tenggelam dalam rendah diri melainkan dalam kesediaan untuk diutus!”

Bagi Saudara Latif, tema itu merupakan ungkapan komitmen mereka bersama untuk sungguh-sungguh menjalankan panggilan Fransiskan dalam memberi kesaksian baik dalam perkataan maupun tindakan. Dalam sambutannya mewakili keempat saudara ia mengucap terima kasih sekaligus mohon doa kepada para saudara serta hadirin.

Mewakili keluarga, Ibu Widiartini (mama dari Saudara Theo) mengaku begitu bahagia dan gembira menyaksikan kelima anak mereka menyatakan untuk selamanya mengabdi demi Kerajaan Allah dalam persaudaraan OFM. “Ada sedikit kekhawatiran di hati kami. Tetapi sebagai orangtua kami percaya bahwa kalian berlima akan setia pada janji kalian sendiri!”

Upacara yang berlangsung khidmat dan dimeriahi Paduan Suara Saudara Muda OFM Indonesia dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula Vincentius Putera. Dekorasi yang menarik dan inspiratif bikinan Saudara Ferry Kurniawan dkk. pada ruang resepsi ini menampilkan Fransiskus yang sedang menuntun lima ekor ayam kampung. Kelimanya berjalan selajur, membentuk garis lurus. Amat sesuai dengan tema yang mereka pilih, Luruskanlah Jalan Tuhan. Kita percaya, tak ada yang bakal menyimpang dari garis lurus itu menuju jalan lain. Biar ‘Bapa Fransiskus’ tak kewalahan mengejarnya! (J. Dohut, OFM)

[/tab][tab name=’Foto-foto’]

kaul-kekal-30jul12-1

kaul-kekal-30jul12-1

kaul-kekal-30jul12-1

kaul-kekal-30jul12-1

kaul-kekal-30jul12-1

kaul-kekal-30jul12-1

kaul-kekal-30jul12-1

kaul-kekal-30jul12-1

kaul-kekal-30jul12-1
[/tab][end_tabset]

Post navigation

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *