Temu Saudara Muda Fransiskan di Depok

[tab name=”Berita”]

Setiap kepingan kepergian dalam pengalaman hidup kita selalu bermula dari suatu situasi tertentu. Ada situasi yang menyenangkan, menyakitkan, bahkan ada juga situasi yang memberi kecemasan dan keragu-raguan. Semuanya memberi pelajaran yang arif bahwa kepergian kita menuju sebuah tujuan tertentu adalah perjalanan yang membawa kesan. Kesan tentang pengalaman menyenangkan, kesan tentang pengalaman menyakitkan, dan juga kesan tentang pengalaman kecemasan dan keragu-raguan. Kita membawa kesan-kesan itu dalam setiap kepingan kepergian kita.

Ini adalah sepenggal alasan mengapa kami kembali ke “rumah” kami tercinta, Novisiat Transitus Depok. Karena kami yakin di sana masih membekas kesan-kesan itu. Kami juga ingin kepergian kami tidak terlepas dari kesan-kesan itu.

Selama empat hari (3—6 Januari 2013) para Saudara Muda Fransiskan dari Jakarta berkumpul di Nostrade (Novisiat Transitus Depok) bersama para novis yang berjumlah sekitar 18 orang. Ada berbagai kegiatan yang diisi dalam perjumpaan ini, di antaranya rekoleksi, olahraga, rekreasi, sharing, dan kerja.

Acara temu saudara muda fransiskan Jakarta dengan para novis diawali dengan ibadat sore dan ekaristi bersama Minister Provinsi, Sdr. Adrianus Sunarko, OFM. Dalam homilinnya, minister provinsi mengajak para saudara muda untuk berani dan setia menghayati cara hidup sebagai fransiskan secara radikal. Ia mengangkat sosok Jokowi sebagai pribadi yang menghayati secara radikal tugas dan panggilannya sebagai pejabat publik.

Pada malam pertama, para saudara muda bersama para novis di-giring oleh Sdr. Anton Widiarto, OFM menuju permenungan mengenai tema: Fransiskan Muda; Fransiskan Masa Depan. Dalam rekoleksi ini, Sdr. Anton memberi tantangan kepada para saudara muda untuk merefleksikan secara kritis karya-karya yang ditangani oleh para saudara di provinsi kita. Selain itu, ia juga mengajak saudara-saudara muda untuk memikirkan karya-karya yang mungkin akan dilakukan dan benar-benar menyentuh kebutuhan konkret masyarakat. Rekoleksi menjadi semakin menarik dan berkesan ketika dua ‘tantangan’ ini didiskusikan dan disharingkan di dalam kelompok.

Pada hari kedua dan ketiga, acara lebih difokuskan ke pertandingan futsal, bola voly, catur, dan kartu. Hal yang menarik dari cabang olahraga adalah kehadiran tim old star yang beranggotakan para saudara tua (Sdr. Bone, Sdr. Ophin, Sdr. Anton, Sdr. Satur, dan Sdr. Frumens). Pertandingan ini sangat berkesan bagi Romo Chiko (sapaan akrab untuk Sdr. Andreas Satur) karena ia berhasil mengoleksi tiga gol dan empat assist.

Pada malam kedua, para saudara muda dan para novis mendengarkan sharing tentang pengalaman berkarya di paroki dari Sdr. Andreas Satur, OFM. Dalam sharing ini Romo Chiko berkisah tentang pengalaman berpastoral di Papua dan di Kramat yang dibawakan dengan ringan dan menarik. Hal ini terbukti dari antusiasme para saudara muda dalam bertanya dan menanggapi sharing yang penuh gelak tawa, tetapi tidak mengurangi pesan yang hendak disampaikan oleh Romo Chiko.

Acara yang berlangsung selama empat hari ini ditutup dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Sdr. Frumens Gions, OFM dan Sdr. Bone Budiman, OFM. Dalam khotbah yang berdurasi sekitar 30 menit ini, Sdr. Frumens mengajak para saudara muda dan para novis untuk terus-menerus mencari jawaban dari pertanyaan ini: Untuk apa saya datang ke sini (Ad Quid Venisti)? “Jangan membiarkan panggilan fransiskan kita terseret ke dalam suatu konsep kerumunan; karena hal itu akan menciptakan pendangkalan makna ” tegas Sdr. Frumens dalam akhir khotbahnya.

Juara umum dari kegiatan Forkasi (Forum Komunikasi Saudara-Saudara Muda Indonesia) tahun ini adalah Komunitas Fransiskus, Jakarta. Mereka berhak mempertahankan piala Forkasi setidaknya untuk tiga tahun terakhir.

Kiranya perjumpaan kita di Nostrade tidak hanya untuk bernostalgia dengan kesan-kesan lama, atau menikmati kesan-kesan orang lain. Semoga perjumpaan kita tahun ini juga menciptakan dan menghadirkan kesan-kesan baru yang berguna bagi orang lain. (Sdr. Faris Jebada, OFM)
[/tab] [tab name=”Foto-foto”]






[/tab][end_tabset]

Post navigation

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *