Rahasia Hidup Bahagia Versi Enam Imam Baru

Jakarta, OFM – Persaudaraan OFM Provinsi St. Michael Malaikat Agung Indonesia kembali bersukacita karena ditahbiskannya enam (6) Diakon pada Selasa (08/09/2026), pkl. 17.00 di Gereja Katedral Jakarta, Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga. Keenam Saudara ini adalah Sdr. Agustinus Noning OFM, Sdr. Agustinus Alanersase Vanri OFM, Sdr. Tarsisius Mardi Sudirman OFM, Sdr. Polikarpus Wiglis Bria OFM, Sdr. Andreas Ivan Setiawan OFM, dan Sdr. Teofilus Armando Gadong OFM. Bersama empat (4) Diakon Projo KAJ, keenam Saudara Fransiskan ini ditahbiskan oleh Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo.Rahasia Hidup Bahagia

Sehari setelah ditahbiskan, yakni Rabu (09/09/2026), Persaudaraan OFM mengadakan Misa perdana bagi keenam imam baru ini, di kapel Panti Asuhan Vincentius Putera, Jakarta. Keenam neomis ini memilih Sdr. Andre sebagai selebran utama, Sdr. Anno sebagai pembawa homili dan Sdr. Alan sebagai pemberi sambutan di akhir Misa. Di hadapan para Saudara fransiskan, keluarga dan umat yang hadir mereka menyatakan kembali moto tahbisan mereka, “Namun, karena perkataan-Mu itu, Aku akan menebarkan jala.” (Luk. 5:5). Seperti Simon Petrus, mereka bersemangat mematuhi perintah Yesus untuk “bertolak ke tempat yang dalam dan menebarkan jala” tanpa takut dan gentar.

Dengan semangat dan jenaka, Sdr. Anno mengungkapkan rahasia bahagia dalam homilinya. “Bahagia itu hidup dalam diri orang yang selalu bersyukur,” tegasnya. Kepada umat yang hadir ia meninggalkan pertanyaan retoris, “apakah kita sungguh-sungguh bahagia mempersembahkan diri bagi Allah?” Fransiskan asal Wangka-Riung, ini terinspirasi oleh sabda bahagia Yesus dalam injil yang dibacakan dalam ekaristi ini, sehingga ia pun yakin bahwa kebahagiaan yang dialaminya dalam panggilan merupakan rahmat dari Allah dan mereka berenam punya tanggung jawab untuk memeliharanya dalam perjalanan imamat ke depan.Ada satu keyakinan yang cukup kuat dalam diri keenam imam muda ini, yaitu perihal tahbisan sebagai anugerah Allah, bukan semata-mata usaha manusia. Dalam keterbatasan insaninya mereka yakin bahwa kasih Allah selalu jauh lebih besar, dan itulah yang memampukan mereka untuk menanggapi panggilan-Nya hingga menerima rahmat tahbisan imamat. “Imamat yang kami terima bukanlah pencapaian, bukan pula tujuan, melainkan awal perjalanan untuk melayani dengan kerendahan hati,” tegas Sdr. Alan dalam sambutannya.Enam Saudara sudah mendapatkan perutusan baru dari Persaudaraan OFM Provinsi St. Michael Malaikat Agung Indonesia. Sdr. Alan kembali diutus sebagai socius magister di Novisiat Transitus Depok, Sdr. Orsan sebagai socius magister di Postulat St. Yosef Pagal, Sdr. Ando sebagai pastor rekan di gereja paroki Gendang Banjarmasin, Sdr. Anno sebagai pastor rekan di gereja paroki Aeramo, Sdr. Andre sebagai pastor rekan di gereja Fransiskus Assisi paroki Tentang dan Sdr. Wiglis diutus menjadi staf formator di Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo. Sebelum berangkat ke tempat pelayanan, Sdr. Minister Provinsi memberikan kesempatan kepada mereka untuk merayakan syukur bersama keluarga di kampung masing-masing selama tiga (3) Minggu.

Para saudara imam baru, selamat melayani dengan kerendahan hati. Pace e bene.

Sdr. Efendy Marut OFM/FMC

Tinggalkan Komentar