RIP Pater R. Sunar Surya Pranata, OFM

rm-sunar-suryo-ripOFM Provinsi St. Mikael Malaekat Agung kehilangan lagi salah seorang saudaranya, Robertus Sunar Surya Pranata OFM. Saudara ini meninggal dunia di Biara St Bonaventura Yogyakarta pada hari Jumat 12 Maret 2010. Akan diadakan misa requiem di biara Bonaventura, Jumat 12 Maret, pukul 10.00. Dan pada jam 14.00-nya jenazah akan diberangkatkan menuju paroki St. Paulus, Depok. Jam 19.00 akan diadakan misa requiem di Depok. Hari Sabtu (13/03), jenazah akan diberangkatkan menuju pemakaman Kali Mulya Depok – Jawa Barat.

Menurut informasi dari salah seorang saudara di Biara Bonaventura, pada Rabu siang seorang bruder senior melapor kalau air untuk kebutuhan air minum dari sumur mampet, tapi diputuskan untuk menunggu para frater pulang dari kuliah saja supaya para frater yang memeriksa sumur baru yang bermasalah itu. Tetapi saudara kita ini yang memang “prigel” untuk urusan perbaikan-perbaikan berinisiatif untuk memperbaiki saja langsung. Posisi sumur itu memang tidak terlihat dari keramaian, posisinya di sebelah barat biara dekat lapangan voli. Sore harinya karena tidak terlihat di biara, ada frater yang berinisiatif mengetuk kamar Sdr. Sunar Surya. Tetapi tidak ada jawaban dari dalam. Frater ini berpikir mungkin Rm. Surya sakit, jadi dibiarkan saja. Kamis pagi harinya ternyata tidak kelihatan juga pada aktivitas biara, tapi penghuni biara berpikir ia misa di salah satu susteran. Ketika siangnya tidak terlihat juga, gardian (pimpinan) biara membuka kamarnya dan tidak ditemukan siapa-siapa, maka lalu dicoba mencari saudara ini…dan di pinggir sumur itu ditemukan sepasang sendalnya. Ketika coba dilongok ke dalam sumur terlihat ada tubuh mengambang. Kamis sore tim SAR (polisi) yang turun mengambil jenasahnya memastikan itu memang Sdr. Sunar Suryo. Kemudian jenazah dibawa ke Rumah Sakit Panti Rapih untuk “diupakara” untuk kemudian dibawa ke Depok – Jawa Barat.

Selamat jalan Pater R. Sunar Surya Pranata, OFM.
Doa kami untuk jiwa Pater semoga berbahagia bersama Tuhan Yesus, Bapa Fransiskus dan para kudus lainnya.

Post navigation

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *