JAKARTA, OFM – Sabtu, 15 Agustus 2026, pkl. 10.00 WIB Persaudaraan OFM Provinsi St. Michael Malaikat Agung Indonesia merayakan sukacita karena menyambut sembilan (9) Saudara Muda yang dengan yakin mengikrarkan Kaul Kekal (profesi meriah) ke dalam Ordo Saudara-Saudara Dina. Dengan perayaan hari ini kesembilan saudara muda ini dinyatakan secara definitif sebagai anggota Ordo Saudara-Saudara Dina (OFM), menyerahkan seluruh hidupnya bagi Ordo dan Gereja.
Perayaan ekaristi Profesi Kekal untuk kesembilan fransiskan muda ini berlangsung di Gereja St. Paskalis, Cempaka Putih Jakarta, dihadiri kurang lebih 300-an umat. Perayaan berlangsung secara konselebrasi dengan selebran utama, Sdr. Agustinus Laurentius Nggame OFM (Minister Provinsi OFM Indonesia), didampingi para konselebran yakni Sdr. Hieronimus Dei Rupa OFM (Vikaris Provinsi OFM Indonesia), Sdr. Michael Peruhe OFM (Gardian Portiuncola Jakarta), Sdr. Thobias Harman OFM (Pastor Paroki Paskalis), Sdr. Kristian Emanuel Stefan OFM (Magister Saudara Muda Pascasarjana).
Dalam perayaan syukur dan sakral ini, kesembilan saudara mengambil tema sebagai moto mereka bersama yakni, “Aku menyebut kamu sahabat (Yoh. 15:15).” Dalam refleksinya mereka yakin bahwa Kristus adalah sahabat mereka dalam perjalanan panggilan selama ini. Pada bagian awal perayaan, dalam pengantarnya, Sdr. Kristian Emanuel Stefan OFM menegaskan bahwa melalui tema yang dipilih, kesembilan pemuda ini mau menunjukkan komitmen hidup religius mereka di tengah tantangan dunia. “Bagi kesembilan saudara ini, hidup yang sejati adalah hidup bersama Tuhan. Di tengah banyaknya kesibukan, masalah, tantangan yang mereka hadapi, orang pertama yang mereka cari adalah sahabat mereka, Kristus sendiri,” tegas Sdr. Stefan.
Menjadi Sahabat dan Tinggal Bersama Kristus
Kesadaran itu juga semakin diteguhkan dalam homili yang disampaikan oleh Sdr. Agustinus Laurentius Nggame OFM . “Mereka memilih tema ini karena merasa dikasihi Allah, dan saya kira yang membuat mereka tetap menjadi Saudara-Saudara Dina adalah karena karya Tuhan, bukan karena karya mereka sendiri. Mungkin mereka punya kelemahan yang menyimpang, punya keterbatasan, tapi mereka yakin Allah mengasihi mereka,” ungkap Sdr. Gusti. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kekuatan hidup religius adalah relasi dengan Allah. Kaul kekal adalah jawaban dari sebuah relasi. Hidup religius adalah tentang tinggal bersama Kristus, hidup dalam persahabatan dengan Kristus. Dan St. Fransiskus Assisi menjadi sedemikian inspiratif hingga saat ini karena ia bersahabat dengan Kristus. Menyitir ungkapan Paus Fransiskus, Sdr. Gusti berpesan, “jadilah sahabat Kristus, bukan fungsionaris ordo. Tinggallah bersama Kristus. Selama kita tinggal bersama Kristus, Kita akan selalu punya tempat untuk kembali, “ tegas Sdr. Gusti meyakinkan.
Kesembilan Saudara yang mengikrarkan Kaul Kekal:
- Bonakius Jebarus OFM
- Yusuf Raditya Prima Rahadi OFM
- Stefanus Fandrosel Nadut OFM
- Paulus Yanuario Musrilan OFM
- Felisian Novendro Ambal OFM
- Marianus Harianto Leto OFM
- Trivosa Kurniawan Gunardo OFM
- Hedwig Oktavian Rajahali Ama Ruing OFM
- Yubiliano Bonaventura Nabu Pandu OFM
Mereka bersyukur atas anugerah panggilan ini dan ingin selalu menjadi sahabat Kristus. Mari mendoakan kesembilan fransiskan muda ini. Perayaan ekaristi syukur Kaul Kekal ini brakhir pkl. 12.30 dan akan dilanjutkan dengan resepsi bersama di aula Paroki Paskalis.
Sdr. Efendy Marut OFM/FMC

Tinggalkan Komentar