
Para Saudara Dina anggota Gardianat Portiuncula sedang bercengkerama dengan anggota Padepokan Ciliwung-Condet. Padepokan tersebut menaruh perhatian pada revitalisasi dan pemulihan sungai Ciliwung yang kian tercemar.
Pada hari Senin (25/04/2-22), gardianat Portiuncula mengadakan kunjungan ke Padepokan Ciliwung-Condet. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi dan dialog dengan para pegiat lingkungan hidup di Padepokan tersebut. Turut serta dalam kunjungan ini Pater Bimo Prakoso, OFM selaku gardian dan direktur JPIC-OFM Indonesia, Pater Fridus OFM. Sebanyak 12 orang anggota gardianat Portiuncula terlibat dalam kunjungan ini.
Padepokan Ciliwung-Condet terletak persis di samping sungai Ciliwung, seputaran wilayah Jakarta Timur. Membelah kemacetan parah, segenap anggota gardianat berangkat ke tempat tersebut pada pkl. 16.00 WIB dengan menggunakan dua unit mobil. Rombongan diterima oleh Pak Lantur selaku pembina padepokan. Sambutan hangat pihak padepokan tampak pada suguhan hidangan pembuka puasa dan ramah tamah sederhana selepas berbuka puasa.
Pak Lantur adalah pegiat lingkungan hidup yang telah memperhatikan secara khusus sungai Ciliwung selama 27 tahun. Awalnya, beliau hanya ingin mengembalikan sungai Ciliwung yang telah tercemar pada manfaat yang sesungguhnya sebagai pusat aktivitas masyarakat seperti pada zaman dahulu. “Sewaktu masih kecil, saya masih sempat mengalami sungai Ciliwung itu menjadi pusat kegiatan masyarakat. Di sana terjadi transaksi. Selain itu, Ciliwung juga menjadi jalur transportasi yang efektif,” kenang Pak Lantur. Harapan mengembalikan Ciliwung ke fungsinya seperti pada masa lampau itu masih bernyala. Namun, untuk mewujudkannya butuh suatu gerakan bersama yang melibatkan semua elemen masyarakat Jakarta. “Mau gubernurnya diganti sampai berkali-kali, Ciliwung tetap akan begini. Maka yang harus bergerak yakni kita semua,” jelas Pak Lantur.
Kunjungan berlangsung kurang lebih selama dua jam. Selama waktu tersebut, anggota gardianat Portiuncula bercengkrama dan bertukar gagasan dengan anggota Padepokan. Di akhir perjumpaan, gardianat menyumbangkan tiga kardus buku kepada Padepokan. Perjumpaan ini telah memperkaya wawasan dan sudut pandang para Saudara Dina dari gardianat Portiuncula.
Kontributor: Sdr. Tian Gunardo, OFM
Ed.: Sdr. Rio, OFM
