Jalan Merawat Kenangan

Sudah menjadi tradisi dalam Kekatolikan jika setiap tanggal 2 November, yang oleh Gereja Katolik dijadikan sebagai hari Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, orang-orang Katolik mengadakan ziarah ke pemakaman. Alasannya beragam. Ada yang hendak mendoakan keselamatan jiwa kerabatnya, memohon doa mereka yang telah meninggal, atau ada pula yang sekadar bernostalgia dengan para kerabat yang telah lebih dahulu “pergi”.

Hal serupa dilakukan para saudara Komunitas Provinsialat. Pada Senin (01/11/21), para saudara Komunitas Provinsialat mengadakan ziarah ke pemakaman OFM, yang terletak di daerah Kalimulya, Depok, Jawa Barat. Ziarah ini sengaja dilaksanakan pada tanggal 1 November demi menghindari keramaian yang diprediksi akan terjadi pada tanggal 2 November, meningat pandemi yang belum berakhir. Meskipun ziarah ini tidak dilakukan tepat pada hari Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, namun intensi yang diusung para saudara tetap sama, yakni hendak menghormati dan mendoakan para saudara Fransiskan yang telah lebih dahulu menghadap Sang Khalik.

Dengan menggunakan dua mobil, tepat pukul 08.00 wib para saudara bergerak menuju TPU Kalimulya. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih satu jam. Setibanya di TPU Kalimulya para saudara segera menyalakan lilin dan menabur kembang di pusara para Saudara Dina dan suster-suster FMM sebagai tanda penghormatan kepada mereka yang beristirahat di pemakaman tersebut.

Sambil menabur bunga dan menyalakan lilin, beberapa saudara mengisahkan keunikan dan pengalaman hidup mereka bersama saudara-saudara yang mereka kenal. Meskipun para saudara itu telah tiada, namun teladan dan kisah hidup bersama mereka masih terpatri dengan jelas dalam ingatan para saudara yang masih berziarah di dunia ini. Peziarahan ke makam para saudara di Kalimulya seolah menjadi jalan untuk merawat kenangan akan mereka yang telah tiada. Kenangan akan mereka ini ternyata tidak terbelenggu oleh perbedaan ruang-waktu.

Setelah kembang ditaburkan dan lilin-lilin dinyalakan, diadakan ibadat singkat yang dipimpin Sdr. Iki Santrio, OFM. Ibadat ini pun berlangsung cukup meriah dan diiringi lagu-lagu yang bernuansakan persaudaraan universal. Syukur kepada Allah, sebab seluruh kegiatan ziarah tersebut dapat berlangsung sesuai rencana. Terutama karena langit cerah yang menaungi Kota Depok di tengah musim penghujan ini. Sesudah ziarah, rombongan sempat mengunjungi Novisiat Transitus yang sedang dalam tahap pembangunan. Setelah kunjungan singkat tersebut, rombongan kembali ke Komunitas Provinsialat.  

Sdr. Ambrosius Haward, OFM

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *