Obat Herbal vs Obat Kimiawi

Rubrik Saudara Bambang Menjawab berisi konsultasi  seputar kesehatan yang diasuh oleh Sdr. Bambang Trimargono OFM – seorang fransiskan sekaligus dokter yang berkarya di bidang kesehatan.

 

Kredit Foto : GetyImages

Pertanyaan: 

Bruder Bambang yang baik, apakah manfaat dan kelebihan dari pengobatan herbal? Apakah obat-obat kimia perlu dihindari? Terimakasih atas jawabannya.
Sdr. Bernardus Kelana Jiwa

Jawaban:

Sdr Bernardus yang baik, obat herbat dan obat kimia sama-sama obat. Perbedaaannya terletak pada pendekatan pengobatan yang berbeda. Obat herbal digunakan dalam pendekatan pengobatan timur; sedangkan obat kimia dilakukan dalam pengobatan barat. Keduanya memiliki manfaat obat yang mengatasi masalah sakit/penyakit apabila dosis/banyaknya yang dikonsumsi sesuai; namun jika berlebihan, obat tersebut bukannya menyembuhkan melainkan berubah menjadi racun yang merugikan. Untuk mendapatkan dosis yang seusai perlu bijaksana dalam pemakaiannya, yang dokter ataupun ahli pengobatan herbal terapkan.

Pengobatan herbal telah dipraktekan bertahun-tahun. Pengalaman empiris praktek pengobatan herbal tersebut dianalisis dengan pendekatan barat dan ditemukan adanya zat aktif yang mempunyai manfaat obat. Zat aktif tersebutlah yang kemudian diisolasi, diekstrak dan dimurnikan menjadi obat kimia. Proses terbentuknya obat kimia tersebut menunjukkan bahwa hanya murni zat aktif yang diisolasi dalam obat kimia tersebut sehingga memiliki efek yang kuat. Kuat efek sebagai obat maupun kuat juga efek samping serta bisa juga kuat efek racun jika penggunaannya tidak bijaksana. Oleh karena itu, dalam praktek obat kimia tersebut, sebelum obat digunakan, obat tersebut dilakukan uji coba dalam beberapa tahap: mulai dari tahap uji di laboratorium, pada binatang percobaan, hingga tahap-tahapan uji klinis. Uji coba ini untuk menentukan tingkat keamanan penggunaan obat tersebut.

Baik pengobatan herbal maupun obat kimia seumpama senjata yang tergantung pada penggunanya. Jika digunakan secara benar/baik, dapat menghasilkan manfaat yang baik juga, namun; jika tidak, tidak baik juga manfaatnya. Dengan kata lain, perlu bijak dalam mengunakan baik pengobatan herbat atau obat kimia.