Tentang Pegal-Pegal

Rubrik Saudara Bambang Menjawab berisi konsultasi  seputar kesehatan yang diasuh oleh Sdr. Bambang Trimargono OFM – seorang fransiskan sekaligus dokter yang berkarya di bidang kesehatan.

 

Pertanyaan: 

Pegal-pegal itu sebenarnya gejala apa? Apakah bisa dicegah? Bagaimana bisa diredakan? Terima kasih. (Sdr. Tanto)

Jawaban:
Pegal-pegal merupakan keadaan tidak nyaman yang dirasakan secara subyektif pada daerah otot. Dalam istilah medisnya disebut myalgia (nyeri otot). Rasa tidak nyaman tersebut diakibatkan ada zat yang dapat merangsang respon nyeri pada ujung saraf di serabut otot tersebut – dapat berupa faktor inflamasi, radikal bebas, sitokin (dari reaksi imunologi) atau akumulasi sisa-sisa metabolisme sel (seperti asam laktat). Dengan memahami proses tersebut, dapat dimengerti bahwa rasa pegal merupakan gejala berbagai penyakit; mulai dari cidera lokal pada otot (penggunaan otot yang berlebihan) sampai gangguan sistemik (sakit flu, Covid-19, dan sebagainya). Jika gejala nyeri otot/pegal ini disetai gelaja lainnya seperti kesemutan, baal, bengkak dan atau nyeri sendi, dicurigai adanya penyakit yang serius sehingga baik kalau periksa ke dokter.

Gejala tersebut dapat diredakan jika zat penyebab pegal tersebut dikurangi atau bahkan dihilangkan. Jika penyebabnya akibat sisa metabolisme yang terakumulasi di otot, perlu peredaran cairan tubuh/darah yang lancar sehingga sisa-sisa metabolisme dapat segera teruarai dan dikeluarkan dari otot. Kalau penyebabnya karena ada faktor inflamasi/peradangan, selain lancarnya peredaran cairan tubuh/darah perlu diredakan sumber penyebab inflamasi tersebut dan penetralan reaksi imunitas/radikal bebas dengan antioksidan. Dengan kata lain, gejala ini dapat diredakan dengan cairan tubuh yang cukup dan lancar peredarannya di dalam tubuh, teratasinya sumber inflamasi, radikal bebas, sitokin ataupun sisa metabolisme yang berlebihan.

Hal yang dapat dilakukan untuk meradakan pegal antara lain perenggangan otot, minum air yang cukup, pijatan/menghangatkan otot yang memperlancar peredaran cairan tubuh, dan konsumsi buah-buahan/zat yang kaya antioksidan. Selain itu, perlu dicari sumber penyebab utamanya dan diobati.

Pada umumnya gejala pegal tersebut dapat dicegah dengan melakukan pemanasan saat olahraga/kegiatan yang memacu kerja otot, perenggangan otot dilakukan jika otot terasa tegang, relaksasi, tidur yang cukup, olahraga teratur sehingga peredaran cairan tubuh lancar, minum yang cukup, konsumsi buah-buahan yang kaya antioksidan dan menghindari zat yang memicu terbentuknya radikal bebas seperti rokok.

Post navigation

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *