Menjadi Pewarta Injil: Dari Chad untuk Indonesia

Para Saudara Muda sedang mengikuti rekoleksi yang dibawakan oleh Romo Agung SX.

Jakarta, OFM – Pada hari Sabtu hingga Minggu (09-10/11/2024), para Saudara Muda di komunitas Beato Duns Scotus, Kampung Ambon dan komunitas Antonius Padua, Rawasari mengadakan kegiatan rekoleksi bulanan. Bertempat di aula SMP Fransiskus III, Kampung Ambon, rekoleksi kali ini diberikan oleh Romo Fransiskus Xaverius Sadono Agung Widodo, SX. Romo Agung, demikian beliau disapa, merupakan anggota Serikat Xaverian yang pernah berkarya selama kurang lebih 10 tahun di Chad, Afrika. Pada bulan Januari 2023 lalu beliau kembali ke Indonesia. Berbekal pengalaman misi ini beliau menyanggupi permintaan seksi Liturgi FORKASI untuk memberikan materi rekoleksi dengan tema “Menjadi Pewarta Injil”.

Sesi pertama berlangsung pada hari Sabtu (09/11/2024) malam. Pada sesi ini, Romo Agung membagikan pengalamannya bermisi di Chad. Selama di Chad, beliau bertugas sebagai pastor paroki. Di hadapan para Saudara Muda beliau menekankan pentingnya memahami konteks lokal kehidupan umat di wilayah misi. Penguasaan bahasa lokal sangat penting guna mendekatkan diri kepada umat. “Tanpa menguasai bahasa setempat, seorang misionaris akan mengalami kesulitan, kebingungan, bahkan kebuntuan dalam mewartakan Injil kepada umat setempat,” jelas Romo Agung.

Sesi kedua berlangsung pada hari Minggu (10/11/2024) pagi. Pada sesi ini, sembari membagi pengalaman bermisi Romo Agung berfokus pada subtema spirit sukacita dalam pewartaan. Menurutnya, spirit sukacita adalah salah satu kunci penting bagi keberhasilan dalam menjalankan misi. Pada akhir sesi, beliau mengajak para peserta rekoleksi merenungkan spirit sukacita ini secara berkelompok. Buah-buah renungan tersebut dibagikan dalam perayaan ekaristi penutupan rekleksi sebagai pengganti homili.

Kegiatan rekoleksi bulanan ini ditutup dengan misa yang dipimpin oleh Romo Agung dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Setelah itu, para Saudara Muda mengadakan “Operasi Semut” membersihkan tempat yang dipakai untuk kegiatan rekoleksi.

Kontributor: Sdr. Yon Wangge, OFM

Ed.: Sdr. Rio OFM

Tinggalkan Komentar